Categories: NEWSPERISTIWA

Bocah Sekolah Dasar di Sigli Diduga Jadi Korban Percobaan Penculikan

Analisaaceh.com, Pidie | Percobaan penculikan terhadap seorang anak di bawah umur terjadi di salah satu sekolah dasar di Gampong Asan Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Rabu (11/3/2020) pukul 10.30 WIB.

Percobaan penculikan tersebut dialami oleh Bunga (nama samaran) berumur 7 tahun yang dilakukan oleh dua orang tak dikenal menggunakan kenderaan roda empat.

Kapolres Pidie AKBP Andi Nugraha Setiawan Siregar, SIK mengatakan bahwa, menurut keterangan korban dan orang tua korban, bahwa korban keluar dari sekolah pada pukul 10.30 WIB. Saat menunggu jemputan, tiba-tiba datang pelaku menawarkan uang yang mana pelaku tersebut mengatakan bahwa uang tersebut titipan dari ayahnya.

“Setelah korban mengambil uang tersebut dengan jumlah Rp. 380.000, kemudian korban melihat becak jemputannya, yang mana korban tersebut mengatakan kepada pelaku bahwa jemputannya sudah datang dan langsung lari ke arah becak jemputannya,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut dijelaskan, setelah terlihat becak jemputannya, para pelaku langsung memasuki mobilnya dan berangkat ke arah Kota Asan.

“Korban juga sempat dipegang di lengan oleh pelaku dengan menggunakan tisu yang basah. diduga tisu tersebut merupakan alat untuk membius korban,” jelas Kapolres.

Menurut pengakuan korban, kata Kapolres, pelaku tersebut sebelumnya juga sudah pernah menawarkan emas, uang dan permen yang mana korban tidak mengambilnya.

“Pada saat ditawarkan pada beberapa hari yang lalu para pelaku menggunakan sepeda motor warna putih,” jelasnya.

Selain itu, menurut pengakuan korban, pelaku berjumlah dua orang dengan ciri-ciri yaitu bulit hitam, rambut panjang, berewokan, badan tinggi besar, bahasa yang digunakan bahasa Indonesia, dan menggunakan mobil warna hitam.

“Barang bukti yang dapat diamankan yaitu uang tunai sebanyak Rp. 380.000 dengan rincian Rp100.000 dua lembar, Rp.50.000 dua lembar, Rp.20.000 tiga lembar, dan Rp.10.000 dua lembar,” ucap Kapolres.

Sebelumnya kata Kapolres, percobaan penculikan anak sekolah tersebut juga sudah pernah terjadi di Sekolah di Blang Paseh Kecamatan Kota Sigli dengan ciri-ciri pelaku yang sama persis.

“Menurut ciri-cirinya, pelaku sama persis pada kasus percobaan penculikan sebelumnya,” pungkasnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan waspada dan berhati-hati terhadap orang yang tak dikenal.

“Dari Polres dan Polsek jajaran juga akan meningkatkan pelaksanaan patrol,” imbau Kapolres.

Sementara itu orang tua korban, HB saat dikonfirmasi analisaaceh.com mengatakan, bahwa anaknya hingga kini masih trauma atas kejadian itu.

“Sampai sekarang dia tidak mau pergi ke sekolah karena masih trauma,” ujarnya singkat.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Dishub Banda Aceh: Aduan Tarif Parkir Tak Sesuai Aturan Masih Mendominasi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh mencatat pelanggaran tarif parkir masih…

2 hari ago

Disentil di Medsos, Bupati Safaruddin Turunkan Tim Survei Jalan Padang Manggi 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin menurunkan tim survei untuk meninjau langsung…

2 hari ago

Korban Meninggal KMP Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Tiga Orang

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden KMP Aceh Hebat 2 di…

2 hari ago

Selama 2023–2026, BP3MI Aceh Pulangkan 1.494 Pekerja Migran

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ketua Tim Pelindungan BP3MI Aceh, Fauzah Marhamah, mengungkapkan BP3MI Aceh menerima…

2 hari ago

Hari Ketiga, Remaja Hilang Terseret Ombak di Abdya Belum Ditemukan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim gabungan hingga kini terus melakukan pencarian terhadap seorang remaja bernama Maida…

2 hari ago

Mulai 1 Juli, ESDM Siapkan Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Gantikan LPG Bersubsidi

Analisaaceh.com, Jakarta | Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai menguji penggunaan…

2 hari ago