Dinkes Pidie Genjot Imunisasi Kejar dan Kampanye Media Massa

Proses imunisasi. Foto : Dinkes Pidie.

Analisaaceh.com, Pidie | Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie menerapkan berbagai strategi untuk memastikan pentingnya imunisasi tersosialisasi secara luas dan menjangkau semua lapisan masyarakat. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran serta partisipasi dalam program imunisasi anak, terutama melalui media massa dan program imunisasi kejar.

“Salah satunya adalah kampanye melalui media massa, radio, baliho, dan spanduk, yang kami lakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, dr. Dwi Wijaya pada Rabu 18 September 2024.

Kampanye yang dilakukan melalui media online, surat kabar, dan platform daring diharapkan mampu menjangkau audiens yang lebih luas. Flyer layanan masyarakat dan program kesehatan menjelaskan manfaat imunisasi, menjawab kekhawatiran yang umum, serta mendorong masyarakat untuk memvaksinasi anak-anak mereka.

Di samping itu, radio komunitas atau siaran lokal menjadi alat efektif untuk menjangkau masyarakat pedesaan atau wilayah terpencil, menawarkan informasi tentang jadwal, lokasi layanan, dan keuntungan imunisasi.

Untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, baliho dengan gambar menarik dan pesan singkat ditempatkan di tempat strategis seperti pasar, pusat kesehatan, serta jalan utama.

Spanduk juga dipasang di klinik, sekolah, dan fasilitas kesehatan lainnya untuk mengumumkan kampanye imunisasi massal atau program vaksinasi gratis. Dengan cara ini, kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi dapat meningkat secara signifikan.

Selain kampanye media, dr. Dwi menambahkan bahwa program imunisasi kejar juga dilaksanakan untuk mengejar cakupan imunisasi dasar yang belum terpenuhi, terutama bagi anak-anak yang terlambat atau belum menerima vaksin sesuai jadwal. Program ini bertujuan melindungi anak-anak dari berbagai penyakit menular, seperti campak, difteri, polio, dan hepatitis B.

Menurut dr. Dwi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap lebih rentan terhadap penyakit tersebut, sehingga program imunisasi kejar ini krusial untuk mengejar ketertinggalan guna memberikan perlindungan optimal. Salah satu tujuan utama program ini adalah mencapai cakupan imunisasi yang merata di seluruh wilayah, termasuk di daerah terpencil dengan akses kesehatan terbatas.

Di daerah-daerah tersebut, program ini memungkinkan pemerintah dan organisasi kesehatan memperluas jangkauan layanan imunisasi hingga ke daerah yang sulit dijangkau. Dengan demikian, kesenjangan dalam cakupan imunisasi dapat diminimalisir.

Kepentingan imunisasi kejar juga terlihat jelas saat ada peningkatan kasus penyakit menular. Anak-anak yang belum diimunisasi memiliki risiko lebih tinggi terpapar penyakit, sehingga imunisasi kejar menjadi solusi untuk meningkatkan kekebalan kelompok (herd immunity).

Dalam pelaksanaan imunisasi kejar, Dinas Kesehatan Pidie menggunakan dua pendekatan utama. Pertama adalah imunisasi tanpa harus diulang dari awal. Jika seorang anak telah menerima beberapa dosis vaksin, hanya dosis yang belum diterima yang akan diberikan. Pendekatan ini menghemat waktu dan sumber daya, sekaligus mempercepat pencapaian cakupan imunisasi.

Pendekatan kedua adalah program suntikan ganda. Anak-anak dapat menerima dua vaksin dalam satu kunjungan, misalnya vaksin campak dan rubella. Cara ini mengurangi jumlah kunjungan yang diperlukan untuk melengkapi imunisasi, meningkatkan efisiensi, dan memastikan anak segera terlindungi dari berbagai penyakit.

Puskesmas, rumah sakit, dan layanan kesehatan lainnya bekerja sama dengan pihak sekolah serta masyarakat untuk memastikan seluruh anak yang teridentifikasi mendapatkan imunisasi kejar. Selain itu, kampanye edukasi kepada orang tua terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya imunisasi tepat waktu.

Kesuksesan program imunisasi kejar sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, petugas kesehatan, sekolah, dan keluarga. Masyarakat diharapkan aktif memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi yang mereka butuhkan.

Dengan kerjasama yang baik dan komitmen kuat dari semua pihak, imunisasi kejar dapat membantu menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, serta mendukung tercapainya tujuan kesehatan masyarakat yang lebih baik. (Adv)

Komentar
Artikulli paraprakStrategi Dinkes Pidie Tingkatkan Kepatuhan Imunisasi Anak