Categories: NEWS

Erosi Krueng Babahrot Ancam Lahan Warga, Pemkab Usulkan Tanggul Pengaman

Lahan Warga Terancam Erosi Krueng Babahrot, Pemkab Abdya Usulkan Normalisasi hingga Pembangunan Tebing ke Pemerintah Provinsi dan Pusat

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan penanganan erosi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Babahrot yang terus menggerus lahan produksi milik warga kepada Pemerintah Aceh hingga pemerintah pusat.

Erosi yang terjadi di Dusun Lhung Mane, Gampong Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot, itu mengancam lahan perkebunan warga. Gerusan aliran sungai secara perlahan menyebabkan sebagian lahan produktif masyarakat terkikis.

Safaruddin menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam melihat penyusutan lahan perkebunan masyarakat, khususnya yang berada di Dusun Lhung Mane, Gampong Cot Seumantok.

Lebih lanjut, sebut Safaruddin, persoalan tersebut telah dikoordinasikan dan diusulkan kepada pemerintah provinsi serta pemerintah pusat agar dapat ditangani secara menyeluruh.

“Mohon bersabar. Persoalan ini sudah kita usulkan, baik di tingkat provinsi maupun tingkat pusat,” kata Safaruddin, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, penanganan erosi Krueng Babahrot dilakukan melalui dua langkah, yakni penanganan jangka pendek dan jangka panjang. Untuk kebutuhan mendesak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya akan melakukan penanganan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK), termasuk normalisasi sungai.

“Untuk langkah yang sifatnya mendesak, Pemkab Abdya akan melakukan penanganan menggunakan APBK, salah satunya melalui upaya normalisasi sungai,” ujar Safaruddin.

Sementara itu, untuk solusi jangka panjang dan penanganan secara menyeluruh, kata Safaruddin, Pemkab Abdya telah mengajukan usulan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Aceh, serta Balai Wilayah Sungai (BWS) I Sumatera.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Rahwadi mengatakan, pembangunan tanggul pengaman tebing di kawasan Cot Seumantok membutuhkan suntikan dana yang cukup besar.

Berdasarkan perhitungan teknis, sebut Rahwadi, pembangunan pengaman tebing sepanjang 2.500 meter diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp70,657 miliar. Karena kebutuhan tersebut jauh melampaui kemampuan APBK, Pemkab Abdya mengusulkannya kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah pusat.

“Penanganan menyeluruh butuh anggaran besar, makanya kita minta bantu ke Pemerintah Aceh dan pusat,” ujar Rahwadi.

Rahwadi menyebutkan, Bupati Safaruddin telah melakukan koordinasi dengan Menteri PU dan Anggota Komisi V DPR RI untuk memperjuangkan sejumlah pembangunan strategis di Abdya.

Sejumlah program yang diusulkan, sebut Rahwadi, pembangunan jalan dua jalur, pengembangan irigasi sayap kanan, serta penanganan sejumlah aliran sungai, termasuk Krueng Babahrot.

Menurutnya, langkah tersebut, merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana, pengendalian banjir serta perlindungan terhadap tebing sungai yang rawan longsor ketika debit air meningkat.

“Beliau (Bupati Safaruddin) sudah mengusulkan kepada Menteri PU untuk sejumlah rencana pembangunan termasuk penanganan Krueng Babahrot,” jelasnya.

Selain di Cot Seumantok, kata Rahwadi, Pemkab Abdya juga mengusulkan pembangunan pengaman tebing sepanjang 2.000 meter di Gampong Pante Cermin, Kecamatan Babahrot yang membutuhkan anggaran sekitar Rp60,185 miliar.

“Pemerintah daerah tentu berharap dukungan pemerintah provinsi dan pusat agar dapat mempercepat realisasi pembangunan pengaman tebing di dua kawasan tersebut,” kata Rahwadi.

Keterangan Foto:

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Persiraja Launching Tiketpersiraja.id, Tiket Online Musim Ini Tak Perlu Tukar Gelang

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Persiraja Banda Aceh resmi memperkenalkan platform pembelian tiket pertandingan secara online…

40 menit ago

Mahasiswa Diduga Tenggelam di Pantai Lhok Ketapang, Pencarian Memasuki Hari Kedua

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pemuda bernama Juanda (19), warga Syiah Kuala, Banda Aceh, diduga…

42 menit ago

Peringati HUT ke-28, PAN Aceh Berbagi Santunan Anak Yatim

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Partai Amanat Nasional (PAN) memperingati hari ulang tahun ke-28 dengan menggelar…

2 hari ago

Drainase Tersumbat Lumpur, Warga Geulumpang Payong Desak Normalisasi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Persoalan pendangkalan saluran drainase di Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh…

2 hari ago

Bupati Safaruddin Cetak Dua Gol, Kodim Abdya Kampium Pangdam IM Cup

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim sepakbola Kodim 0110 Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil keluar sebagai juara…

2 hari ago

Rayakan HUT ke-28, PAN Abdya Gelar Baksos Kesehatan untuk Masyarakat

Analisaaceh.com, Blangpidie | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Aceh Barat Daya…

2 hari ago