Forum Reje Aceh Tengah Temui Shabela di Pendopo, ini yang Dibahas

ANALISAACEH.COM, TAKENGON | Ketua Forum Reje (Kepala desa-red) dari 14 Kecamatan mewakili 295 Kampung yang ada di Kabupaten Aceh Tengah temui Shabela Abubakar di Pendopo Bupati, pertemuan itu membahas beberapa hal yang berkaitan dengan dana desa serta regulasi yang dinilai menjadi polemik di desa.

Ketua Forum Reje meminta Bupati Aceh Tengah menjelaskan tentang Penghasilan Tetap (Siltap) Aparatur Kampung yang akan dimulai pada tahun 2020 ini setara golongan pegawai IIA begitupun dengan Peraturan Bupati (Perbup) tentang teknis pelaksanaan dana desa tahun 2020.

Imam Kampung dan Petue, besaran Siltap terhadap mereka untuk diterapkan tahun 2020 dinilai tidak rasional, tidak sebanding dengan Kepala Dusun (Kadus) dan Kepala Urusan (Kaur). Sebelumnya Kadus, Kaur, Imam dan Petua siltapnya sama yakni Rp. 675.000, tapi ke depan Kadus dan Kaur menjadi dua juta lebih, naik 150 Persen. Sementara Imam dan Petua hanya 1 Juta, naik 90 persen. Hal itu dinilai tidak rasional dengan intensitas kerja yang mereka lakukan di Kampung.

Hampir semua Kampung kebingungan dengan besaran Siltap itu, karena dana untuk Siltap dan operasional Pemerintahan yang kisarannya 200 juta lebih, harus dipaksa untuk kenaikan Siltap. Kampung memerlukan anggaran untuk kenaikan Siltap tersebut sekira 260 dan 270 juta, hanya untuk Siltap, tidak termasuk Operasional.

Begitupun Forum Reje itu meminta dana operasional dari dana desa  itu ditingkatkan dari yang selama ini hanya dinikmati sebanyak 5 persen. Para Kepala desa mengaku, dengan 5 persen dari APBN itu tak cukup untuk operasional kantor dan kebutuhan minum sehari-hari dikantor.

Walau Perbub tentang Siltap belum diterbitkan oleh Pemerintah Daerah tinggal menunggu Pengesahan Angggaran di DPRK setempat, Bupati Aceh Tengah diminta melakukan rasionalisasi terhadap siltap tahun 2020 atas bocoran yang pihaknya terima.

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar menyebut, Kepala Desa untuk bersabar, dalam minggu ini Siltap itu akan selesai, sedangkan permintaan Kepala Desa terkait dana operasional Bupati mengaku akan menaikkan 5 persen sehingga menjadi 10 persen. Untuk Imam Kampung, Petue dan Rakyat Genap Mupakat (RGM) akan digelontorkan anggaran sebesar Rp.1 Juta.

“Sabar, minggu ini akan selesai, besaran Siltap itu masih sepadan dengan Kabupaten lain di Aceh, bahkan masih ada yang dibawah itu,” terang Shabela Abubakar, Rabu (22/01/2020) Sore, di Pendopo Bupati Aceh Tengah.

Pertemuan itu berlangsung alot, banyak cerita yang diutarakan oleh Ketua Forum Reje mewakili reje kampung yang ada di Kecamatan mereka masing-masing. Bahkan perwakilan Reje Kampung di daerah Jagong Jeget meminta dana desa dapat digunakan untuk membangun kantor desa.

“Silahkan gunakan dana desa untuk membangun kantor jika itu menjadi prioritas,” terang Bupati.

Mencuat Sekretaris Desa (Sekdes) akan ditarik ke Kecamatan, pengganti selanjutnya ditentukan oleh Reje Kampung itu sendiri, sehingga dalam melaksanakan pemertintahan kampung sinkron dan tidak berpolemik.

“Tinggal Reje Kampung yang memilih siapa yang cocok untuk ditempatkan sebagai Sekdes, sehingga tidak ada hambatan dalam hal pencairan dana desa,” terang Shabela.

Menyangkut Perbup yang dikritisi Forum Reje, Shabela menyebut ada kerinduan dari para Reje Kampung terhadap orang nomor satu didaerah berhawa sejuk itu.

“Kritik itu biasa, Kepala Desa merupakan Pemerintahan yang paling bawah, saya melihat ada kerinduan dimata mereka untuk bertemu dengan saya, artinya, banyak hal yang ingin mereka sampaikan kepada Bupati atas apa yang mereka hadapi dilapangan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Forum Reje se- Aceh Tengah akan mendeklarasikan pembentukan Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) cabang Aceh Tengah yang akan melaksanakan musyawarah di akhir Februari 2020 mendatang.

Selain 14 Reje Kampung dari 14 Kecamatan dan Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Latif Rusdi.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

4 jam ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

16 jam ago

Kebakaran Hanguskan 22 Rumah, Balai Adat, dan Mushola di Gayo Lues

Analisaaceh.com, Gayo Lues | Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Belah Lane, Gampong Telege Jernih,…

16 jam ago

Perbaiki Listrik di Atap Garasi, Pria di Aceh Besar Tersengat

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Seorang pria bernama Putra (40), asal Jawa Timur, tersengat listrik saat…

16 jam ago

BMKG Peringatkan Curah Hujan Tinggi di Sejumlah Wilayah Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I mengeluarkan peringatan…

17 jam ago

BMKG Tetapkan Tiga Kabupaten di Aceh Berstatus Awas Hujan Tinggi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini curah hujan…

17 jam ago