Categories: BANDA ACEHNEWS

19 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Banda Aceh Selama Tahun 2021

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 19 kasus kekerasan seksual terjadi di Kota Banda Aceh sepanjang tahun 2021. Tiga kasus diantaranya merupakan penganiayaan terhadap anak.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK mengatakan, tindak kriminal yang terjadi atau crime total (CT) di Banda Aceh sejumlah 1.121 kasus dengan tingkat penyelesaian tindak pidana atau crime clearance (CC) sejumlah 869 kasus atau 77,52 persen.

“Kemudian untuk kasus yang menonjol seperti kasus pembunuhan, kurun waktu tahun 2021 terjadi dua kasus, kedua kasus tersebut berhasil diungkap oleh personel Satreskrim,” ujar Kapolresta Banda Aceh didampingi Wakapolresta AKBP Satya Yudha Prakasa, SIK dan Kasat Reskrim pada konferensi pers akhir tahun, Kamis (30/12/2021).

Sementara itu jumlah tersangka kurun waktu 12 bulan sebanyak 125 orang dengan kriteria laki laki 121 orang dan wanita 4 orang.

Baca: Selama 2021, Polresta Banda Aceh Tangani 1.121 Kasus Kriminal

Terkait kasus kekerasan seksual, Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha, SIK mengatakan bahwa selama tahun 2021 terjadi sebanyak 19 kasus, dan penganiayaan anak sebanyak tiga kasus.

Angka itu turun bila dibandingkan dengan tahun 2020 yakni sebanyak 31 kasus dan penganiayaan anak sebanyak 15 kasus.

“Artinya, tahun 2021 kasus kekerasan terhadap anak menurun,” ungkap AKP Ryan.

Namun demikian, kasus pelecehan seksual yang belakangan ini marak terjadi, menurutnya hal itu tidak terlepas dari kurangnya pengawasan dari keluarga.

Sebab, kata Kasatreskrim, apa yang dilakukan oleh sang anak, seharusnya orang tua harus mengontrol kegiatan anak.

“Semua pihak harus turut andil dalam pengawasan, dan dari Polisi sudah ada tim yang selalu melakukan patroli di tengah malam, sering didapati anak anak di bawah umur masih di luar rumah saat tengah malam. Tim Patko dan Tim Rimueng selalu menghimbau agar kembali ke rumah masing – masing,” katanya.

AKP Ryan mengatakan, pengawasan terhadap anak harus ditingkatkan, sebab saat ini pelecehan terjadi bukan dari luar, namun kebanyakan dari keluarga sendiri.

Editor : Nafrizal
Rubrik : BANDA ACEH
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Warga Pidie Tewas dalam Insiden Pengibaran Bendera, Pemerintah Aceh Minta Penanganan Hukum

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, meninggal dunia…

1 hari ago

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

3 hari ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

3 hari ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

3 hari ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

4 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

4 hari ago