Bupati Abdya, Safaruddin saat menyerahkan bantuan cool box dan jas hujan kepada pedagang ikan keliling atau muge eungkot yang berlangsung ikan di Pendopo Bupati Abdya, Kamis (29/10/2026). Foto:Ahlul Zikri/Analisaaceh.com
Analisaaceh.com, Blangpidie | Sebanyak 500 pedagang ikan keliling atau muge eungkot di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menerima bantuan 1.000 unit kotak penyimpanan ikan atau cool box dan jas hujan dari pemerintah daerah melalui anggaran pendapatan dan belanja kabupaten (APBK) tahun 2026.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Abdya, Safaruddin kepada perwakilan penerima yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati Abdya, Gampong Geulumpang Payong Kecamatan Blangpidie, Kamis (29/10/2026).
Penyerahan bantuan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan Abdya Hamdani, beserta sejumlah pejabat terkait lainnya. Para penerima merupakan anggota dari 25 kelompok pedagang ikan keliling yang tersebar di sembilan kecamatan di kabupaten Abdya.
Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin mengatakan, pembangunan sektor perikanan tidak cukup hanya berfokus pada aktivitas penangkapan di laut. Perhatikan juga perlu diberikan kepada mata rantai distribusi dan perdagangan yang melibatkan pedagang perantara atau pemuge.
“Para pedagang ikan keliling memiliki peran penting dalam menyalurkan hasil tangkapan nelayan agar terserap di pasar dan bernilai ekonomi. Keberadaan mereka patut kita perhatikan, karena selain menjadi sumber penghidupan keluarga, usaha mereka juga ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat pesisir,” ujar Safaruddin.
Ia menjelaskan, para pelaku usaha kecil sering sekali dihadapkan pada berbagai kendala operasional, seperti risiko penurunan kualitas ikan akibat suhu panas serta tantangan cuaca ekstrem saat berkeliling berjualan.
Karena itu, menurut Safaruddin, bantuan cool box dan jas hujan diharapkan dapat membantu mengatasi kendala tersebut. Kotak penyimpanan ikan berfungsi menjaga kesegaran ikan, sedangkan jas hujan dapat menunjukkan aktivitas pedagang saat menghadapi cuaca yang tidak menentu
“Mungkin bantuan ini terlihat sederhana, tetapi jika digunakan dengan baik, manfaatnya luar biasa. Mutu ikan terjaga, kepercayaan konsumen meningkat, dan pendapatan pelaku usaha bisa terus berkembang,” sebut Safaruddin.
Safaruddin meminta para penerima agar merawat dan memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal untuk mendukung keberlanjutan usaha mereka.
Ia juga meminta Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Abdya agar program pemandirian ini tidak berhenti sebatas seremonial penyerahan semata. Safaruddin menekankan pentingnya pembinaan dan evaluasi berkala agar bantuan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Perlu ada pendampingan, pembinaan, serta evaluasi berkelanjutan agar bantuan ini benar-benar memberikan dampak terukur bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Safaruddin.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan Abdya, Hamdani mengatakan, pihaknya siap melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap para pelaku usaha perikanan di Abdya.
“Kami berkomitmen akan terus memantau dan mendampingi, serta mendorong para pedagang ikan keliling di Abdya agar lebih mandiri dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran sektor perikanan sehingga menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang tangguh,” pungkasnya.
Analisaaceh.com, Suka Makmue | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya berinisial MRR diduga…
Analisaaceh.com, Calang | Sebanyak 45 warga Desa Alue Jang dan sekitarnya mengikuti pelatihan inovasi pengolahan…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Kabel listrik yang diduga milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Personel Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Banda Aceh…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin meninjau sejumlah pembangunan infrastruktur strategis di…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam…
Komentar