Analisaaceh.com, Aceh Besar | Sepanjang tahun 2025, aktivitas seismik di Provinsi Aceh menunjukkan intensitas tinggi. Berdasarkan data BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, tercatat 1.556 kejadian gempa bumi, dengan 75 di antaranya dirasakan oleh masyarakat.
Dalam laporan bertajuk Kaleidoskop Gempa Bumi Aceh Tahun 2025, BMKG mencatat bahwa magnitudo terbesar mencapai M 6,3, sementara kedalaman terdalam gempa mencapai 222 kilometer.
Data ini menggambarkan bahwa Aceh berada di kawasan aktif seismik yang memerlukan kewaspadaan dan kesiapan berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat.
“Di balik setiap angka, ada pembelajaran. Di balik setiap getaran, ada pengingat bahwa Aceh berada di wilayah aktif seismik yang menuntut kesiapsiagaan bersama,” tulis BMKG dalam infografis resminya, Kamis (1/1/2026).
Infografis tersebut juga menampilkan peta seismisitas Aceh, sebaran gempa berdasarkan kekuatan, kedalaman, serta fluktuasi jumlah kejadian gempa tiap bulan sepanjang 2025.
Data tersebut diharapkan menjadi bahan pemahaman publik terhadap karakteristik gempa bumi di wilayah Aceh.
BMKG menekankan bahwa pemahaman terhadap pola dan karakteristik gempa bukan untuk menumbuhkan kekhawatiran, melainkan sebagai bekal meningkatkan kewaspadaan.
Sebagai langkah mitigasi, BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, antara lain dengan Tetap waspada terhadap aktivitas kegempaan, Menyiapkan tas siaga bencana, Mengenali jalur evakuasi dan titik kumpul dan Memantau informasi resmi dari BMKG
“Karena kesiapsiagaan hari ini adalah keselamatan di masa depan,” demikian pesan yang disampaikan BMKG dalam penutup infografis tersebut.




