
Analisaaceh.com, Blangpidie | Harga ayam yang dijual di pasar tradisional Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga tersebut dipicu oleh minimnya pasokan stok dari daerah pemasok.
Salah seorang pedagang di pasar tradisional Blangpidie Abdya, Marzuki mengatakan, harga ayam potong ukuran dua kilogram saat ini dibanderol sebesar Rp75 ribu per ekor. Harga tersebut telah bertahan selama satu bulan terakhir.
“Untuk ayam potong saat ini kita jual Rp75 ribu per ekor. Sudah sebulan harganya begini terus. Kalau ayam ras kita jual Rp65 ribu per ekor, sebelumnya Rp55 ribu per ekornya,” kata Marzuki saat ditemui Analisaaceh.com, Senin (2/3/2026).
Marzuki menjelaskan bahwa kenaikan harga ayam ras ini sudah berlangsung selama dua Minggu terakhir. Ia menyebut, faktor utama meroketnya harga adalah menipisnya stok barang di tingkat pengepul maupun peternak.
“Penyebab utamanya karena stok ayam ras kurang, makanya harga otomatis naik di pasar,” ucapnya.
Menurutnya, pasokan ayam yang dijual di pasar tradisional Blangpidie berasal dari sejumlah daerah, seperti Aceh Jaya, Meulaboh (Aceh Barat), Nagan Raya, Lamno, hingga Medan, Sumatera Utara.
Marzuki menyebutkan, minat pembeli saat ini tergolong sepi. Selain karena faktor harga yang mahal, kurangnya aktivitas sosial kemasyarakatan di Abdya turut memengaruhi kebutuhan warga untuk membeli ayam dalam jumlah besar.
“Sekarang pembeli sepi. Selain mahal, saat ini jarang ada warga yang melaksanakan acara kenduri atau pesta selama bulan Ramadhan, jadi kebutuhan konsumsi ayam di tingkat masyarakat menurun,” pungkas Marzuki.



