NEWS Partai Demokrat Aceh Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Libatkan 600 Peserta...

Partai Demokrat Aceh Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Libatkan 600 Peserta Peduli Lingkungan

Penanaman pohon secara simbolis. Foto: Naszadayuna/Analisaaceh.com

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh menggelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang akan diperingati pada 9 September 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 600 peserta dari berbagai kalangan dalam aksi bersih-bersih lingkungan, donor darah, penanaman pohon, hingga pelepasan bibit ikan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Rian Syaf, mengatakan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan program nasional yang diluncurkan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, sebagai upaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.

“Hari ini Partai Demokrat dalam rangka memperingati 25 tahun Partai Demokrat melaksanakan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri. Kegiatan ini diarahkan untuk mengajak sebanyak-banyaknya partisipasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan,” kata Rian kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih di sekitar Kantor DPD Partai Demokrat Aceh.

Selanjutnya, peserta bergerak ke kawasan Alue Naga untuk memberikan apresiasi kepada sekitar 100 petugas kebersihan, membersihkan bantaran sungai, mengumpulkan sampah, menggelar donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis, melepas bibit ikan, serta melakukan penanaman pohon.

Menurut Rian, kegiatan tersebut merupakan bentuk refleksi Partai Demokrat yang memasuki usia seperempat abad sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan.

“Intinya, dalam rangka 25 tahun atau seperempat abad Partai Demokrat, kami ingin menjadikan momentum ini sebagai refleksi diri. Khususnya di Aceh, kami ingin mengajak masyarakat untuk memiliki visi yang sama, yaitu peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan itu tidak hanya diikuti kader Partai Demokrat, tetapi juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, seperti mahasiswa, pelajar, petugas kebersihan, pegiat lingkungan, pengemudi ojek daring, hingga insan pers.

“Total peserta hari ini sekitar 600 orang. Hanya sekitar 30 persen merupakan kader Partai Demokrat, sedangkan sisanya berasal dari masyarakat, mulai dari mahasiswa, pelajar, petugas kebersihan, pegiat lingkungan, pengemudi ojek online hingga rekan-rekan jurnalis,” katanya.

Rian berharap gerakan tersebut menjadi awal dari gerakan kepedulian lingkungan yang lebih luas dan dapat diikuti oleh berbagai elemen masyarakat maupun partai politik lainnya.

“Mudah-mudahan ini menjadi gerakan yang masif. Bukan hanya Partai Demokrat yang mengawali, tetapi ke depan juga diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan partai-partai lainnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota Banda Aceh juga mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, dijadwalkan bergabung dalam aksi bersih-bersih di kawasan Alue Naga.

Menurut Rian, isu lingkungan menjadi perhatian serius karena dampak perubahan iklim sudah mulai dirasakan masyarakat, termasuk meningkatnya suhu udara dalam beberapa waktu terakhir.

“Isu lingkungan adalah persoalan yang dampaknya sudah kita rasakan. Karena itu kami mengajak generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, untuk bersama-sama menjaga lingkungan mulai dari lingkungan kita sendiri,” katanya.

Selain aksi peduli lingkungan, kegiatan tersebut juga diwarnai aksi donor darah yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

“Hingga pelaksanaan berlangsung, sudah terkumpul sekitar 150 kantong darah dari para pendonor. Mudah-mudahan jumlahnya terus bertambah,” ujar Rian.

Ia berharap Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Artikulli paraprakPemkab Abdya Siapkan Sentra Mualaf, Bupati Usul Insentif Pendamping Rp1,5 Juta
Artikulli tjetërRatusan Siswa di Kemukiman Krueng Batee Abdya Belum Terima MBG, SPPG Tunggu Dapur Baru Beroperasi