NEWS DSI Aceh Dorong Dharma Wanita Perkuat Keluarga dan Syiar Islam

DSI Aceh Dorong Dharma Wanita Perkuat Keluarga dan Syiar Islam

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag., MAP., bersama pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan DSI Aceh seusai pertemuan rutin bulanan di Aula DSI Aceh, Rabu (29/7/2026). Foto: Dok. DSI Aceh.

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh didorong mengambil peran lebih luas dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda. Keluarga dinilai menjadi ruang pertama dan paling penting dalam membentuk karakter, akhlak serta kualitas sumber daya manusia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag., MAP., saat menghadiri pertemuan rutin bulanan DWP DSI Aceh di Aula Dinas Syariat Islam Aceh, Rabu (29/7/2026).

Misran mengatakan, keberadaan Dharma Wanita tidak hanya menjadi organisasi pendamping bagi para istri Aparatur Sipil Negara (ASN). Lebih dari itu, DWP memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan tugas aparatur melalui terciptanya lingkungan keluarga yang harmonis, religius dan mendukung produktivitas.

“Keluarga adalah fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Dari keluargalah nilai agama, akhlak, kedisiplinan dan pendidikan pertama kali ditanamkan kepada anak-anak,” kata Misran.

Menurutnya, dukungan keluarga juga memiliki keterkaitan dengan kinerja ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, sinergi antara DSI Aceh dan Dharma Wanita perlu terus diperkuat.

Misran mengapresiasi berbagai kegiatan yang selama ini dijalankan DWP DSI Aceh, terutama dalam pembinaan keluarga, peningkatan kapasitas perempuan serta penguatan nilai keagamaan.

Ia berharap program Dharma Wanita ke depan tidak hanya bersifat rutin, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung bagi anggota, keluarga dan lingkungan masyarakat.

“Dharma Wanita harus terus berkembang menjadi organisasi yang produktif. Kegiatan yang dilakukan hendaknya dapat meningkatkan keterampilan, pengetahuan, serta pembinaan mental dan spiritual para anggotanya,” ujarnya.

Selain itu, Misran mengajak anggota DWP untuk menjadi teladan dalam keluarga, terutama dalam mendidik anak dan membangun lingkungan rumah tangga yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Menurutnya, penguatan syariat Islam tidak hanya dilakukan melalui program pemerintahan, tetapi juga harus dimulai dari lingkungan keluarga.

“Penguatan nilai-nilai syariat harus kita mulai dari keluarga. Ketika keluarga kuat dalam pendidikan agama dan akhlak, insyaallah akan lahir generasi yang juga memiliki karakter dan pemahaman agama yang baik,” katanya.

Pertemuan rutin tersebut juga menjadi ruang bagi pengurus dan anggota DWP DSI Aceh untuk memperkuat komunikasi, silaturahmi dan kekompakan organisasi.

Melalui sinergi tersebut, DWP DSI Aceh diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mendukung program pemerintah, terutama pembinaan kehidupan beragama dan pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

Artikulli paraprakDSI Aceh Dorong Penyelesaian Tanah Blang Padang Lewat Jalur Kebijakan
Artikulli tjetërDSI Aceh Dorong ASN Perkuat Koperasi Amanah Berbasis Syariah