NEWS Wabup Abdya dan BSI Tinjau Arena MTQ, Tugu Sigupai Akan Dibangun

Wabup Abdya dan BSI Tinjau Arena MTQ, Tugu Sigupai Akan Dibangun

Wakil Bupati Abdya Zaman Akli bersama Deputi Kelembagaan BSI Regional I Aceh Saiful Musadir saat arena pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) provinsi Aceh XXXVIII Tahun 2027 di Gampong Guhang, Kecamatan Blangpidie Kabupaten setempat, Kamis (17/9/2026). Foto:Ahlul Zikri/Analisaaceh.com

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) bersama BSI Regional I Aceh meninjau arena pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) provinsi Aceh XXXVIII Tahun 2027 di Gampong Guhang, Kecamatan Blangpidie Kabupaten setempat, Kamis (17/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan sekaligus membahas peluang dukungan dan kolaborasi BSI dalam menyukseskan perhelatan MTQ tingkat Provinsi Aceh yang akan digelar di Abdya pada 2027.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Wakil Bupati Abdya Zaman Akli dan Deputi Kelembagaan BSI Regional I Aceh Saiful Musadir didampingi Plt Sekda Abdya Amrizal, Kepala Dinas PUPR Abdya Rahwadi, serta Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Muhammad Rasyid.

Deputi Kelembagaan BSI Regional I Aceh, Saiful Musadir menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemkab Abdya yang memulai pembangunan infrastruktur lebih awal menjelang event keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Lebih lanjut, sebut Saiful, kehadiran BSI Regional I Aceh ke Abdya merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam berbagai program kemasyarakatan, termasuk mendukung pelaksanaan MTQ Aceh XXXVIII.

“Kehadiran kita hari ini melakukan peninjauan untuk melihat langsung kebutuhan di lapangan sehingga BSI dapat menentukan bentuk dukungan yang dapat diberikan dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ Aceh di Abdya,” ujar Saiful kepada wartawan.

Menurutnya, pembangunan arena MTQ yang telah dimulai jauh sebelum pelaksanaan menunjukkan keseriusan Pemkab Abdya dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah.

“Progresnya saya rasa sangat bagus. Pelaksanaan MTQ memang tahun depan, tetapi pembangunannya sudah dimulai lebih awal. Kami melihat Pemkab Abdya sudah cukup siap,” katanya.

Saiful menambahkan, BSI tidak hanya melihat dukungan dari sisi pelaksanaan kegiatan, tetapi juga peluang untuk memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Abdya melalui momentum MTQ.

“Perhelatan MTQ merupakan ajang penting dalam memperkuat penegakan syariat Islam di Aceh. Sebagai bank BUMN, BSI berkomitmen mengambil peran, termasuk dalam mendukung pemanfaatan fasilitas arena guna memberdayakan pelaku UMKM lokal di Abdya,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Abdya Zaman Akli menyambut baik kunjungan BSI Regional I Aceh ke lokasi arena MTQ. Ia menyebut, BSI merupakan salah satu mitra Pemkab Abdya yang selama ini turut memberikan dukungan terhadap berbagai program pemerintah daerah.

Ia mengungkapkan, salah satu dukungan bentuk dukungan BSI dalam pelaksanaan MTQ Aceh di Abdya adalah rencana pembangunan Tegu Sigupai di arena kegiatan.

“BSI Regional Aceh I akan membangun Tegu Sigupai di arena pelaksanaan MTQ Aceh, serta beberapa fasilitas-fasilitas lainnya yang dibutuhkan untuk yang menunjang pelaksanaan MTQ di Abdya,” sebut Akli.

Akli menjelaskan, Pemkab Abdya menargetkan pembangunan kawasan arena MTQ dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan kegiatan. Pemerintah daerah menargetkan pekerjaan tersebut rampung paling lambat pada bulan Mei 2027.

“Target kita awal tahun tahun 2027 pembangunan area lokasi perhelatan MTQ sudah selesai. Minimal pada Mei atau Juni 2027 mendatang sudah selesai,” ucapnya.

Menurutnya, percepatan persiapan tersebut dilakukan setelah adanya informasi mengenai perubahan jadwal pelaksanaan MTQ Aceh.

Lebih lanjut, kata Akli, jadwal pelaksanaan MTQ Aceh di Abdya diproyeksikan mengalami percepatan dari agenda semula. Berdasarkan informasi yang diterima Pemkab Abdya setelah Bupati Abdya menghadiri MTQ Nasional di Semarang, pelaksanaan MTQ Aceh ke-XXXVIII di Abdya didahulukan dari agenda sebelumnya.

Saat ini, sebut Akli, pengerjaan fisik di lokasi meliputi pematangan lahan, pembangunan mushalla, serta pembangunan fasilitas MCK, dengan capaian progres rata-rata berkisar antara 30 hingga 60 persen.

Akli berharap pelaksanaan MTQ Aceh di Abdya tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan berbagai perkembangan daerah kepada masyarakat Aceh.

“Dengan adanya perhelatan MTQ di Abdya, kita berharap ini menjadi ajang promosi terhadap berbagai capaian kemajuan pembangunan daerah di era pemerintahan Arah Baru Abdya Maju. Kehadiran kontingen dari 23 Kabupaten/kota se-Aceh nantinya dapat menjadi kesempatan bagi Abdya untuk memperkenalkan potensi dan berbagai capaian pembangunan daerah,” pungkas Zaman Akli.

Artikulli paraprak7 Kecamatan Terendam Banjir dan Longsor di Abdya, Tiang Listing Tumbang di Babahrot
Artikulli tjetërKKP Musnahkan 1,07 Ton Pakan dan Obat Ikan Ilegal di Banda Aceh