
Analisaaceh.com, Blangpidie | Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Ny Ratna Sari Dewi Safaruddin dikukuhkan sebagai Bunda Literasi untuk masa bakti 2026-2030.
Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Plt Sekda Abdya Amrizal yang berlangsung di Aula Tgk Dikila Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Rabu (14/10/2026).
Dalam sambutannya usai dikukuhkan, Ratna Sari Dewi Safaruddin menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan serta amanah besar yang diembannya untuk memimpin gerakan literasi di daerah berjuluk Bumoe Breuh Sigupai tersebut.
“Saya menyadari bahwa amanah ini bukan sekadar sebuah kehormatan, melainkan tanggung jawab yang membutuhkan kepedulian dan kerja bersama. Sebagai seorang ibu, saya meyakini bahwa masa depan anak-anak tidak hanya dibentuk oleh apa yang mereka pelajari di sekolah, tetapi juga oleh apa yang mereka lihat, dengar, dan biasakan di rumah,” ujar Ratna Sari Dewi.
Ratna mengajak para orang tua membangun kebiasaan membaca melalui langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya, mendampingi anak belajar, membiasakan percakapan yang mendidik, serta memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal berbagai pengetahuan baru.
Selain kebiasaan membaca, istri Bupati Abdya Safaruddin itu juga menyoroti pesatnya era digitalisasi. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi serta mengarahkan pemanfaatan teknologi agar memberi dampak positif bagi perkembangan
“Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, kita juga perlu memastikan bahwa anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif. Ini tentu membutuhkan keteladanan dan pendampingan kita sebagai orang tua,” ucapnya.
Ratna menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan indeks literasi daerah membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Ia berharap pengukuhan dirinya sebagai Bunda Literasi Abdya menjadi menjadi langkah awal untuk mempererat kebersamaan antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda di Abdya.
Ia mengajak seluruh Bunda Literasi, tenaga pendidik, serta masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya literasi yang berkelanjutan.
“Saya tidak mungkin menjalankan tanggung jawab ini sendiri. Oleh sebab itu, saya sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh Bunda Literasi, para pendidik, serta masyarakat Abdya. Mari kita saling menguatkan, karena membangun generasi yang berkualitas adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Ratna Sari Dewi.



