Categories: NEWS

Abu Heri : Satgas Galapana DPR RI Efektif Tangani Bencana Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh, T. Heri Suhadi atau Abu Heri, menilai kehadiran Satuan Tugas (Satgas) Galapana DPR RI membawa dampak nyata dalam percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh.

Menurut Abu Heri, sebelum Satgas Galapana dibentuk, proses pemulihan bencana kerap berjalan lambat akibat rumitnya prosedur birokrasi antarinstansi. Namun, dengan adanya Satgas ini, sekat-sekat koordinasi berhasil dipangkas sehingga komunikasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga kabupaten/kota menjadi lebih terintegrasi.

“Sejak Satgas DPR RI ini dibentuk, koordinasi antar-lini menjadi jauh lebih solid. Ego sektoral yang kerap menjadi hambatan kini mulai terkikis, berganti dengan semangat saling dukung,” ujar Abu Heri dalam rilis yang di terima media analisaaceh.com Jum’at 9 Januari 2026.

Abu Heri menambahkan, Galapana memiliki akses langsung untuk mengawasi serta menginstruksikan penanggung jawab di setiap kementerian, sehingga koordinasi berjalan lebih efektif.

Ia mencontohkan percepatan distribusi material Hunian Sementara (Huntara). Menurutnya, jika hanya mengandalkan jalur darat, pengiriman dari luar Aceh berpotensi tertunda berhari-hari. Namun, melalui koordinasi Satgas, hambatan tersebut dapat segera diatasi.

“Jika dibawa dengan truk, barang akan tertahan lama di jalan, padahal kebutuhan masyarakat sangat mendesak. Begitu dikoordinasikan dengan Satgas DPR, karena Galapana melapor langsung ke Presiden, solusinya langsung keluar hari itu juga,” tegasnya.

Kecepatan kerja Satgas ini, lanjut Abu Heri, juga tak lepas dari peran aktif TA Khalid sebagai perwakilan DPR RI yang sigap membangun komunikasi dengan pihak TNI. Kolaborasi tersebut terbukti mampu memangkas berbagai hambatan logistik di lapangan, terutama dalam kondisi ekstrem, demi memastikan bantuan cepat sampai ke tangan warga.

Menutup keterangannya, Abu Heri berharap pola kerja yang cepat, tanggap, dan penuh kebersamaan ini terus dijaga. Ia ingin masyarakat Aceh yang terdampak bencana tidak lagi harus menunggu lama untuk mendapatkan bantuan, tanpa terhambat oleh urusan teknis maupun birokrasi yang berbelit-belit.

“Kita harapkan juga Huntara bisa cepat selesai dibangun, sehingga warga sudah tidak ada lagi di tenda-tenda begitu Ramadhan tiba,” tutupnya. []

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Dana TKD Aceh Rp1,7 Triliun Dipulihkan pada 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Aceh sebesar Rp1,7…

6 jam ago

Belum Sempat Dialiri Air, 10 Meteran Milik Warga Lhung Asan Abdya Raib Digondol Maling 

Analisaaceh.com, Blangpidie | Aksi pencurian meteran air kembali meresahkan warga Gampong Lhung Asan, Kecamatan Blangpidie,…

6 jam ago

12.638 Hektare Kebun Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Bencana

Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Aceh Tengah pada…

6 jam ago

Dua Terdakwa Korupsi Gedung Arsip Aceh Timur Divonis 1 Tahun Penjara

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh menjatuhkan vonis…

1 hari ago

Polisi Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Woyla Aceh Barat

Analisaaceh.com, Meulaboh | Sebuah warung kopi di Kecamatan Woyla, Aceh Barat, yang biasanya menjadi tempat…

1 hari ago

Aceh Masuk Daerah Prioritas Program 500 Ribu Pekerja Migran 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) menyatakan bahwa Aceh termasuk…

1 hari ago