Sejumlah barang bukti yang amankan Polisi dalam pengungkapan penimbunan BBM jenis Solar di Aceh Selatan (Foto: Ist)
Analisaaceh.com | Seorang warga Aceh Selatan diamankan Polisi setelah kedapatan membeli minyak solar menggunakan mobil jenis Kijang Krista dengan tangki yang sudah dimodifikasi.
Pria berinisial H (37) warga Labuhan Haji Timur ini diamankan petugas pada Kamis (14/4/22) sekira pukul 00.10 WIB.
“Ia diduga telah melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi dengan modus membeli minyak di SPBU dengan mobil bertangki telah dimodifikasi,” kata Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol. Sony Sanjaya, pada Kamis (14/4/22).
Baca Juga: Polisi Temukan 1500 Liter BBM Subsidi dalam Gudang di Aceh Besar
Dijelaskan Dirreskrimsus, awalnya pada Rabu (13/4) sekira pukul 23.00 WIB, sejumlah petugas dari unit Opsnal dan unit 2 Pidter Satreskrim Polres Aceh Selatan membuntuti mobil kijang yang dikendarai pelaku yang bolak balik ke SPBU untuk mengisi BBM jenis solar.
“Lalu keesokan harinya pada Kamis (14/4) sekira pukul 00.10 WIB, petugas langsung memeriksa mobil tersebut dan ditemukan bagian tangki mobil sudah dimodifikasi dengan adanya baut kran tambahan untuk mengeluarkan minyak bersubsidi,” jelas Dirreskrimsus.
Baca Juga: Solar Langka di Aceh, Hendri Yono Minta Pengawasan Diperketat
Dari hasil pemeriksaan petugas, BBM jenis solar setelah dibeli dari SPBU langsung dibawa ke rumah pelaku di Kecamatan Labuhan Haji Timur untuk disimpan dalam jerigen berkapasitas 32 liter dengan jumlah jerigen sebanyak lima buah.
“Petugas mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan untuk penyidikan lebih lanjut,” ujar Kombes Pol. Sony.
Untuk keterangan sementara kepada petugas, pelaku telah melakukan aksi penyalahgunaan BBM solar itu lebih kurang selama 3 bulan.
Baca Juga: Timbun Solar Subsidi, Dua Warga Nagan Raya Ditangkap Polisi
Dalam penangkapan ini, Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu mobil Toyota Kijang Krista warna silver yang sudah dimodifikasi bagian tangki, satu buah pompa manual untuk memindahkan BBM ke dalam jerigen, lima buah jerigen berisi solar lebih kurang 160 liter dan tujuh buah jerigen kosong isi 32 liter.
“Kemudian dua buah jerigen kosong isi 20 liter, satu buah jerigen bekas oli warna merah isi 5 liter, satu buah corong besar, satu buah corong kecil, satu buah ember warna hitam, dan satu buah timbangan berat 30 kg,” tandasnya.
Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…
Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…
Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…
Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…
Analisaaceh.com, Gayo Lues | Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Belah Lane, Gampong Telege Jernih,…
Komentar