Benteng Trumon, Destinasi Wisata Sejarah di Aceh Selatan

Situs sejarah Benteng Kerajaan Trumon, Aceh Selatan

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Benteng Kerajaan Trumon merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang ada di Kabupaten Aceh Selatan. Wisata ini berada di Gampong Keude Trumon Kecamatan Trumon.

Tempat tersebut menarik dikunjungi untuk melihat bagaimana kemegahan dan besarnya Kerajaan Trumon pada masa silam. Hal itu terlihat dari berbagai peninggalan sejarah yamg masih dapat dilihat hingga saat ini.

Kerajaan Trumon berkuasa di wilayah Aceh Selatan selama lebih dari 60 tahun, yaitu tahun 1780 hingga 1842. Banteng Kuta Batee ini dibangun ketika kerajaan Trumon dipimpin oleh Raja Fansuri Alamsyah atau juga di kenal dengan sebutan Teuku Raja Batak.

Dalam masa ini pula, Trumon meraih kejayaanya hingga berhasil mencetak mata uang sendiri sebagai alat tukar yang sah. Kejayaan kerajaan ini ikut tersohor dan dikenal hingga ke wilayah kerajaan-kerajaan lain di tanah air.

Situs sejarah Benteng Kerajaan Trumon, Aceh Selatan

Teuku Raja Batak merupakan Raja ketiga, ia menggantikan ayahnya bernama Teuku Raja Bujang yang sebelunya menerima tahta dari kakeknya (ayah Raja Bujang) yaitu Teuku Djakfar selaku pendiri Kerajaan Trumon dan Kerajaan Singkil.

Sejumlah bukti masa keemasan kerajaan ini masih dapat dilihat sampai sekarang, salah satunya benteng kerajaan. Tempat itu berada sekitar 92,7 kilometer dari Tapaktuan, pusat Ibukota Aceh Selatan.

Bangunan tersebut selain berfungsi sebagai benteng pertahanan ketika diserang musuh (penjajah), juga digunakan sebagai kantor pusat pengendalian pemerintahan oleh raja. Di dalamnya juga terdapat istana raja dan sebuh gudang tempat menyimpanan barang-barang penting milik kerajaan.

Area bangunan ini memiliki luas 60 x 60 meter dengan tinggi 4 meter, sedangkan tebal dindingnya mencapai 1 meter dengan tiga lapisan. Dinding bagian luar terbuat dari batu bata, kemudian pasir setebal 30 cm dan dinding bagian dalam terbuat dari bata tanah liat.

Situs sejarah Benteng Kerajaan Trumon, Aceh Selatan

Selain itu, di sekeliling beteng juga terdapat balai sidang yang digunakan oleh kerajaan dalam menyelesaikan suatu perkara dalam wilayah kekuasaan kerajaan.

Masuk Nominasi API 2022

Pada tahun 2022, Benteng Trumon Aceh Selatan masuk nominasi 10 Besar pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award yang diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisawa dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

Hal tersebut diumumkan panitia API Award 2022 melalui Zoom dan kanal Youtube pada Senin (9/5/2022) malam.

Plt Kadispar Aceh Selatan, Muchsin, mengatakan, Benteng Trumon merupakan salah satu cagar budaya di Aceh yang dilestarikan serta dikembangkan sebagai wisata sejarah kerajaan Trumon. “Kita ingin menggali kembali tentang potensi wisata sejarah yang ada di Aceh Selatan yang mana disini sudah adanya sejarah kerajaan Trumon yang masih ada bukti-bukti sejarahnya sampai sekarang ini yang perlu kita jaga sebagai bagian dari cagar budaya yang harus kita lestarikan,” ujarnya, Selasa (10/5).

Pihaknya mengangkat destinasi wisata sejarah dan destinasi kreatif populer yang digandrungi kaum milenial. Sebab, spot wisata sejarah ini tentu akan menjadi daya tarik tersendiri terutama bagi penikmat wisata sejarah masa lalu, peneliti, ilmuan dan juga bagi pecinta tradisi taradisi etnik.

Komentar
Artikulli paraprakSitus Sejarah Benteng Trumon Aceh Selatan Masuk Nominasi API Award 2022
Artikulli tjetërPolisi Ringkus Pengedar Sabu Lintas Provinsi di Aceh Timur