Categories: NEWS

Bupati Safaruddin Larang SPBU di Abdya Layani Pembelian BBM Pakai Jerigen 

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr Safaruddin mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kabupaten setempat. Kebijakan ini diambil menyusul antrean panjang kendaraan pascabencana banjir dan longsor yang berdampak pada pemadaman listrik di sejumlah wilayah Aceh sejak akhir November 2025.

SE Nomor 2567/2025 tersebut diterbitkan dalam rangka menjaga stabilitas harga serta ketersediaan BBM di Abdya. Surat tertanggal 15 Desember 2025 itu ditandatangani langsung oleh Bupati Abdya, Dr Safaruddin, S.Sos., M.S.P.

Dalam SE yang diperoleh Analisaaceh.com, Selasa (16/12/2025), Safaruddin mengimbau seluruh pemilik SPBU di Abdya agar menerapkan pembatasan pengisian BBM dengan tetap menjaga ketertiban umum.

“Kita mengimbau kepada pemilik SPBU agar menjaga keamanan dan ketertiban dalam antrean pembelian BBM sehingga tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” tulis Safaruddin dalam edaran tersebut.

Selain itu, pengelola SPBU diminta lebih selektif dalam melayani pembelian BBM agar tidak terjadi pengisian berulang oleh kendaraan yang sama dalam satu hari.

Safaruddin juga menetapkan batas maksimal pembelian BBM di SPBU. Untuk pertalite, kendaraan roda dua dan roda tiga dibatasi maksimal Rp30 ribu, sedangkan kendaraan roda empat maksimal Rp200 ribu. Sementara itu, Bio Solar untuk kendaraan roda empat dibatasi Rp200 ribu, dan untuk kendaraan roda enam atau lebih maksimal Rp400 ribu.

Dalam surat edaran tersebut ditegaskan pula bahwa pembelian Pertalite dan Bio Solar tidak dibenarkan menggunakan jerigen dalam bentuk apa pun.

Guna memastikan kebijakan berjalan efektif, Bupati Safaruddin meminta Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) bersama instansi terkait serta para Keuchik untuk melakukan monitoring dan evaluasi serta melaporkan secara berkala kepada pimpinan terhadap kepatuhan pimpinan SPBU dalam melaksanakan edaran ini.

“Surat Edaran ini dikeluarkan dengan mempertimbangkan azas keadilan dan kemanusiaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Abdya,” pungkas Safaruddin.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

USK Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin

Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Rektor Universitas Islam Negeri…

1 hari ago

Jelang 21 Tahun Damai Aceh, Pemulihan Korban Konflik dan Bencana Diminta Dipercepat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan 21 tahun perdamaian Aceh, sekelompok masyarakat menyampaikan tuntutan kepada…

1 hari ago

Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Banda Aceh Masih Lesu

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjualan bendera…

1 hari ago

Pendapatan Abdya 2026 Naik, Belanja Tembus Rp1,06 Triliun

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pendapatan Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Tahun Anggaran 2026 mengalami…

1 hari ago

KUA-PPAS 2027 Diserahkan, Wabup Abdya Sampaikan Prioritas Pembangunan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran…

1 hari ago

Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin Meninggal Dunia

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kabar duka datang dari keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry…

1 hari ago