Categories: NEWS

Dampak Banjir Aceh, Pengungsi Masih Capai 92 Ribu Jiwa

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jumlah warga terdampak banjir dan longsor di Aceh masih tergolong tinggi. Hingga Senin (19/1/2026), tercatat sebanyak 24.426 kepala keluarga (KK) atau 91.962 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian yang tersebar di 988 titik di berbagai kabupaten dan kota.

Data tersebut dirilis Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh sebagai bagian dari pemantauan dan penanganan bencana yang masih berlangsung di sejumlah wilayah. Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak banjir dan longsor belum sepenuhnya tertangani, terutama di daerah dengan kerusakan infrastruktur yang cukup parah.

Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan bahwa dari seluruh wilayah terdampak, Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak. Di wilayah tersebut tercatat sebanyak 33.261 jiwa atau 9.242 KK masih mengungsi dan tersebar di 210 titik pengungsian.

“Selanjutnya, Kabupaten Gayo Lues mencatat 18.944 jiwa atau 5.571 KK pengungsi yang menempati tujuh titik. Pidie Jaya berada di posisi berikutnya dengan 14.794 jiwa atau 4.037 KK di 38 titik pengungsian,”paparnya.

Sementara itu, Aceh Tamiang melaporkan 6.052 jiwa atau 707 KK pengungsi yang tersebar di 513 titik. Disusul Aceh Tengah dengan 5.306 jiwa atau 1.075 KK di 61 titik, serta Kabupaten Bireuen sebanyak 4.897 jiwa atau 1.397 KK di 59 titik pengungsian.

Wilayah lain yang masih mencatat adanya pengungsian yakni Aceh Timur dengan 3.862 jiwa atau 1.056 KK di 53 titik, Nagan Raya sebanyak 2.472 jiwa atau 817 KK di enam titik, serta Bener Meriah dengan 2.116 jiwa di 39 titik pengungsian.

Selain itu, Kabupaten Pidie melaporkan 137 jiwa atau 30 KK di dua titik pengungsian, sementara Kota Lhokseumawe mencatat 119 jiwa atau 37 KK yang masih mengungsi.

“Pemerintah bersama seluruh pihak terkait terus melakukan penanganan di lapangan. Distribusi logistik, layanan dapur umum, serta koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar kebutuhan pengungsi dapat terlayani dengan baik,” ujar Murthalamuddin.

Dari total 18 kabupaten/kota yang terdampak bencana, tujuh daerah saat ini dilaporkan sudah tidak lagi memiliki titik pengungsian, yakni Aceh Selatan, Subulussalam, Langsa, Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Aceh Besar.

Secara keseluruhan, bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh sejak akhir November 2025 berdampak pada 2.584.067 jiwa atau 670.826 KK. Dalam peristiwa tersebut, tercatat 561 orang meninggal dunia dan 30 orang masih dinyatakan hilang.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

LGBT Jadi Persoalan Serius di Aceh, Terindikasi di Warkop hingga Fitness

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyatakan persoalan LGBT (lesbian, gay, biseksual,…

2 hari ago

Berawal dari Coba-Coba, Dosen USK Raih PhD dan Jadi Asisten Dosen di Rhode Island

Analisaaceh.com | Mimpi melanjutkan studi doktoral (S3) ke luar negeri kerap kali dibayangi oleh tembok…

2 hari ago

Mahasiswa KKN USK Edukasi Tas Siaga Bencana dan GERADAM Warga Cut Langien

Analisaaceh.com, Pidie Jaya | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler…

2 hari ago

Sebanyak 125 Siswa SDN 1 Beutong Belajar di Kelas Darurat

Analisaaceh.com, Nagan Raya | Sebanyak 125 siswa di sekolah dasar (SD) Negeri 1 Beutong masih…

2 hari ago

Safaruddin Apresiasi Persada Abdya Lolos ke Final Soeratin U-17

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Persada Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil mencatat sejarah baru setelah melaju…

2 hari ago

Tim Dia-Bencana USK Beri Edukasi Kesehatan Pada Penderita Diabetes Penyintas Bencana

Analisaaceh.com, Pidie Jaya | Tim Dia-Bencana (Diabetes Bencana) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar edukasi kesehatan…

2 hari ago