Categories: NEWS

Delapan Rumah di Asrama PHB Banda Aceh Terbakar

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Delapan unit rumah di komplek asrama PHB TNI-AD, Lampriet, Banda Aceh hangus terbakar pada Sabtu (10/9/2022) sore.

Anggota damkar, Taufik mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan 12 unit amada ke lokasi kejadian untuk upaya pemadaman. Angin kencang

“Kebetulan salah satu pemilik rumah disini ada orang damkar, jadi kita langsung dapat informasi dari sana,” ujar Taufik.

Baca Juga: Breaking News: Asrama PHB Lampriet Banda Aceh Terbakar

Proses pemadam berlangsung selama tiga jam dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB.

Sementara itu salah satu pemilik rumah, Eva mengatakan bahwa saat terjadi kebakaran ia sedang berada di luar rumah.

“Saat kejadian saya diluar, saya diberitahu oleh ibu-ibu yang sedang wirid bahwa api berasal dari dapur salah satu rumah, diduga akibat ledakan kompor gas sih,” ujar Eva.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

MAA Abdya Usul Mahar Nikah Maksimal 5 Mayam Emas

Analisaaceh.com, Blangpidie | Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengusulkan penetapan batas…

12 jam ago

Safaruddin Tunjuk Darmawan Jadi Plt Kabag Prokopim

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menunjuk Darmawan Saputra, SE sebagai Pelaksana…

20 jam ago

Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai 1 Februari 2026

Analisaaceh.com, Jakarta | PT Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak…

20 jam ago

SPBU di Abdya Aktifkan Lagi Sistem Barcode BBM

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum…

20 jam ago

Tonggak Baru USK, Prof. Mirza Tabrani Terpilih Rektor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A resmi terpilih sebagai Rektor…

20 jam ago

Usai Tembus Rp10 Juta, Harga Emas Banda Aceh Turun

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Harga emas di Banda Aceh mengalami penurunan pada Senin (2/2/2026), setelah…

20 jam ago