Diikuti 26 SSB, Turnamen Usia Dini HUT Lambhuk Football Academy Resmi Dibuka

ANALISAACEH.COM, BANDA ACEH | Turnamen sepakbola usia dini HUT Lambhuk Football Academy (LFA) resmi dimulai, Sabtu (25/1/2020).

Turnamen yang diikuti oleh 26 SSB tersebut dibuka secara resmi dibuka oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman di Stadion Mini Lambhuk.

Resminya turnamen itu dimulai ditandai dengan kegiatan menggiring bola yang dilakukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Zainal Arifin bersama ratusan pesepakbola yang mengikuti turnamen ini.

Dalam seremonial pembukaan tersebut turut hadir Camat Ulee Kareng, Rizal Abdillah bersama Muspika dan Keuchik Lambhuk, Rustam AB serta para orang tua peserta yang antusias menyaksikan putra-putranya bertanding.

Ketua Panitia, Darmansyah Putra mengatakan, turnamen itu dibagi dalam dua kelompok umur, yakni Usia 10 tahun dan Usia 12 tahun.

“Untuk U-10 diikuti 10 SSB dan U-12 diikuti 16 SSB. Seluruhnya ada 26 SSB yang berasal dari Banda Aceh, Sabang dan Aceh Besar,” ungkap Darman yang juga mantan kiper PS Lambhuk dan PS Pidie Jaya ini.

Turnamen HUT LFA ke-1 ini berlangsung selama dua hari, yakni 25 dan 26 Januari 2020 dengan menggunakan sistem setengah kompetisi. Kepada para juara masing-masing kelompok umur akan diberikan hadiah berupa piala, medali dan sertifikat.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman yang lebih dikenal dengan Bang Carlos Aceh menyampaikan apresiasi kepada para pengurus LFA yang telah bekerja keras hingga berhasil menggelar turnamen usia dini tersebut.

Menurut Ketua Dewan Pembina Persiraja ini, turnamen tersebut menjadi penting sebagai langkah pembinaan bagi pesepakbola muda di Banda Aceh dan daerah sekitar.

“Turnamen kelompok umur memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk mengasah kemampuan. Talenta mereka akan terlihat di ajang seperti ini. Harapan kita nanti lewat ajang ini kita bisa menyumbang pemain untuk Persiraja, bahkan timnas dimasa depan,” harap Bang Carlos.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyinggung soal talenta sepakbola yang dimiliki anak-anak Banda Aceh. Katanya, bakat yang dimiliki perlu diasah lewat event-event usia dini seperti yang dilakukan LFA.

“Kita tentu merindukan anak-anak Banda Aceh kembali menghiasi pentas tertinggi sepakbola Indonesia. Bisa memperkuat klub-klub besar dan bahkan tim nasional. Semoga turnamen ini menjadi jalan bagi anak-anak kita menuju kesana,” harap Wali Kota.

Pemko sendiri sangat mendukung event ini digelar, dan Aminullah meminta turnamen usia dini ini menjadi agenda tetap yang akan digelar setiap tahun.

Lanjut Aminullah, selain sebagai sarana mendorong prestasi pemain muda, turnamen itu juga memiliki dampak positif lain, yakni menjauhkan generasi muda dari narkoba dan balapan liar serta bentuk kenakalan lainnya. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturrahmi dan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang kecil, jasa transportasi hingga jasa parkir.

Komentar
Artikulli paraprakDiduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah Terbakar di Aceh Utara
Artikulli tjetërPlt Gubernur: Tak Ada Masyarakat Aceh di Wuhan Terpapar Virus Corona