Categories: NEWS

Fraksi Abdya Meudaulat Desak Bupati Segera Cabut Izin Tambang PT Abdya Mineral Prima

Analisaaceh.com, Blangpidie | Fraksi Abdya Meudaulat di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) mendesak pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya untuk segera mencabut izin penambangan emas PT Abdya Mineral Prima.

Desakan ini disampaikan karena Fraksi Abdya Meudaulat menilai keberadaan Tabang tersebut berpotensi menimbulkan konflik sosial di masyarakat dan berdampak pada pencemaran lingkungan.

Hal itu disampaikan oleh anggota DPRK Abdya dari Fraksi Abdya Meudaulat, Rahmat Irfan saat menyampaikan pandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna DPRK Abdya yang berlangsung di Aula Kantor DPRK setempat, Rabu (10/9/2025). Rapat Paripurna tersebut beragendakan penutupan pembahasan perubahan KUA dan perubahan PPAS Kabupaten Abdya tahun anggaran 2025 serta Penyerahan rancangan qanun perubahan APBK Abdya.

Dalam pandangan umumnya, Rahmat Irfan menyoroti persoalan serius yang saat ini meresahkan masyarakat, salah satunya terkait aktivitas pertambangan emas oleh PT Abdya Mineral Prima di tujuh gampong dalam Kecamatan Kuala Batee.

Sebab, sebut Irfan, aktivitas pertambangan di kecamatan Kuala Batee juga berpotensi menimbulkan konflik sosial dan pencemaran lingkungan.

“Kami menegaskan serta meminta kepada Pemkab Abdya agar segera menyelesaikan persoalan izin penambangan emas oleh PT Abdya Mineral Prima, karena berpotensi konflik dalam masyarakat dan pencemaran lingkungan,” kata Rahmat Irfan.

Lebih lanjut, tambah Irfan, Fraksi Abdya Meudaulat berharap Bupati Abdya dapat segera merekomendasikan pencabutan izin operasi PT Abdya Mineral Prima, sebagai langkah cepat untuk mencegah persoalan yang lebih besar.

Selain itu, lanjutnya, Fraksi Abdya Meudaulat juga menyoroti pentingnya kajian menyeluruh sebelum pemberian rekomendasi izin eksplorasi sumber daya alam (SDA), seperti pertambangan, perindustrian, dan perkebunan dilakukan dengan kajian mendalam dan melibatkan unsur DPRK Abdya.

“Pemberian rekomendasi terhadap eksplorasi SDA harus dikaji secara menyeluruh sebelum diberikan. Keterlibatan DPRK penting agar tidak menimbulkan konflik di sosial yang berpotensi merugikan daerah dan kerugian ekonomi yang ditanggung masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya itu, Fraksi Abdya Meudaulat mendukung penuh terhadap rencana pertambangan rakyat yang digagas Bupati. Maka dari itu, mendesak Bupati untuk segera mengurus izin pertambangan rakyat.

“Kami mendukung sepenuhnya langkah-langkah Bupati menuju ke arah pertambangan rakyat. Oleh sebab itu, kami meminta agar izin pertambangan rakyat segera diiris dan direalisasikan,” ujar Irfan.

Selain masalah pertambangan, kata Irfan, Fraksi Abdya Meudaulat juga menyinggung penanganan aset daerah yang dinilai belum optimal. Salah satunya adalah penanganan aset tanah dan bangunan, termasuk status bangunan di area Pasar Impres Blangpidie, Gampong Meudang Ara Kecamatan Blangpidie, serta bangunan perumahan di Base Camp Cemara Indah, gampong Padang Baru Kecamatan Susoh.

“Kami meminta agar persoalan ini diselesaikan secara bijak dan tuntas melalui SKPK terkait, demi kepastian hukum dan efisiensi pengelolaan aset daerah,” sebut Irfan.

Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan, Fraksi Abdya Meudaulat meminta Pemkab Abdya untuk membuka lahan perkebunan dan pertanian baru untuk meningkatkan produksi pangan.

“Ini demi peningkatan produksi pangan lokal, seperti padi, palawija dan kopi di wilayah Kabupaten Abdya,” pungkas Rahmat Irfan.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Polisi Tangkap Pelaku Pemerasan Wisatawan di Bukit Lamreh

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mesjid Raya telah mengamankan satu…

5 hari ago

Selundupkan 77 Satwa Dilindungi ke Thailand, AS Divonis 3 Tahun

Analisaaceh.com, IDI | Pengadilan Negeri Idi menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada terdakwa berinisial AS…

5 hari ago

Pemerintah Aceh Minta Dana Otsus Diperkuat Lewat UUPA

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh mendorong penguatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dalam revisi Undang-Undang…

5 hari ago

Ketua PPIH Aceh: Sebanyak 784 Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, menyampaikan sebanyak…

5 hari ago

BBPOM Aceh Ingatkan Apotek Patuhi Izin dan Jalur Obat

Analisaaceh.com, Sinabang | Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh, Riyanto,…

5 hari ago

Bupati Safaruddin Minta Pejabat Eselon II Abdya Segera Kuliah S-2

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia…

6 hari ago