Categories: ACEH TIMURNEWS

Gegara Tak Diberikan Pinjaman Uang, Pekerja Kebun di Aceh Timur Aniaya Teman

Analisaaceh.com, Idi | Adi (47) warga Desa Medang Ara Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka serius akibat penganiayaan dan curas pada Jum’at (12/8/2022) sore.

Korban diduga dianiaya oleh T (30) yang merupakan rekan kerjanya di kebun Desa Alue Tuwi, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur, wilayah hukum Polres Langsa.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro melalui Kapolsek Rantau Selamat Ipda T Sulaiman mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, saat korban memberikan upah kerja kepada pelaku senilai Rp200 ribu.

Baca Juga: Satu Rumah Warga di Peudawa Aceh Timur Ludes Terbakar

“Pelaku dan korban merupakan sesama anggota kerja yang selama ini mereka tinggal di gubuk Dusun alue Jerok Desa Alue Tuwi, Aceh Timur,” kata Kapolsek, Sabtu (13/8).

Pelaku saat itu meminta pinjaman uang kepada korban senilai Rp500 ribu dengan alasan untuk dikirimkan ke istrinya yang baru selesai melahirkan di Kutacane.

“Namun korban hanya dapat memberikan uang sebesar Rp200 ribu,” jelas Kapolsek.

Pelaku yang saat itu marah tiba-tiba langsung memukul korban dengan menggunakan parang di bagian kepalanya. Setelah itu pelaku mengambil dan membawa kabur uang milik korban sebesar Rp1,5 juta beserta satu unit sepmor honda Revo warna merah.

Baca Juga: Parkir di Samping Rumah, Sepeda Motor Warga Langsa Raib Digondol Maling

“Setelah memukul korban dan mengambil uang, pelaku langsung melarikan diri,” jelasnya.

Sementara itu korban dalam kondisi terluka mencoba berjalan sekira 1 kilometer menuju perumahan masyarakat setempat untuk meminta pertolongan. Warga langsung menghubungi anggota Polsek Rantau Selamat dan korban di bawa ke Puskesmas Rantau Selamat.

“Korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan sekujur wajah, korban dirujuk ke RSUD Langsa,” ujar Ipda T Sulaiman.

Editor : Nafrizal
Rubrik : ACEH TIMUR
Chairul

Komentar

Recent Posts

MAA Abdya Usul Mahar Nikah Maksimal 5 Mayam Emas

Analisaaceh.com, Blangpidie | Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengusulkan penetapan batas…

3 jam ago

Safaruddin Tunjuk Darmawan Jadi Plt Kabag Prokopim

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menunjuk Darmawan Saputra, SE sebagai Pelaksana…

11 jam ago

Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai 1 Februari 2026

Analisaaceh.com, Jakarta | PT Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak…

11 jam ago

SPBU di Abdya Aktifkan Lagi Sistem Barcode BBM

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum…

11 jam ago

Tonggak Baru USK, Prof. Mirza Tabrani Terpilih Rektor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A resmi terpilih sebagai Rektor…

11 jam ago

Usai Tembus Rp10 Juta, Harga Emas Banda Aceh Turun

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Harga emas di Banda Aceh mengalami penurunan pada Senin (2/2/2026), setelah…

11 jam ago