Categories: PEMERINTAH ACEH

Gubernur Aceh Desak Revisi UUPA Berpegang pada MoU

Analisaaceh.com, Jakarta | Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan bahwa revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang kini sedang dibahas oleh DPR RI dan Pemerintah Pusat harus berpegang pada semangat serta substansi Perjanjian Damai MoU Helsinki. Pernyataan itu disampaikan Mualem pada Selasa, 16 September 2025.

“Kami berharap revisi UUPA dapat segera diselesaikan, dan hasilnya harus sesuai dengan apa yang telah dijanjikan dalam Perjanjian Damai MoU Helsinki,” kata Mualem.

Ia mengapresiasi perjuangan Forum Bersama (Forbes) DPR dan DPD RI asal Aceh yang diketuai T.A. Khalid. Menurutnya, Forbes telah menunjukkan keseriusan dalam memperjuangkan kekhususan Aceh dan aspirasi rakyat dalam pembahasan di Badan Legislasi DPR RI.

“Terima kasih kepada Ketua Forbes DPR/DPD RI asal Aceh, Pak T.A. Khalid, dan seluruh anggota Forbes yang telah bersuara lantang menyampaikan aspirasi dan harapan rakyat Aceh,” ujar Mualem.

Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada masyarakat Aceh yang terus memberikan dukungan dan doa agar revisi UUPA membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi daerah.

Mualem menegaskan bahwa masyarakat Aceh harus tetap kompak mengawal proses revisi tersebut agar tidak menyisakan pasal-pasal multitafsir maupun sulit diimplementasikan.

“Mari bersatu padu mengawal agar hasil revisi UUPA benar-benar sesuai dengan MoU Helsinki,” tegasnya.

Ia kembali menegaskan komitmennya terhadap perdamaian Aceh serta mengingatkan Pemerintah Pusat untuk memegang teguh janji yang telah disepakati dalam perjanjian damai di Helsinki pada 2005.

“Kami komit pada perdamaian, maka Pemerintah Pusat juga harus komit dengan perjanjiannya. Mari kita rawat perdamaian dan bersama-sama membangun Aceh,” ujarnya.

Menurut Mualem, keamanan dan kesejahteraan Aceh akan membawa dampak positif bagi stabilitas nasional.

“Yakinlah, ketika Aceh aman dan sejahtera, insya Allah Indonesia juga ikut aman dan sejahtera,” pungkasnya.***

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Stok Telur di Banda Aceh Habis

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Stok telur ayam di Banda Aceh sejak beberapa hari terakhir benar-benar…

7 jam ago

Harga Pangan Melonjak di Aceh, Harga Cabai Tembus Rp250 Ribu di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari…

10 jam ago

Golkar Aceh Perkuat Perempuan Lewat Pelatihan Politik dan Public Speaking

Analisaaceh.com, Banda Aceh | DPD Partai Golkar Aceh melalui Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar…

10 jam ago

Kuota LPG Subsidi Naik, Pemerintah Pastikan Pasokan Aman Hingga Akhir Tahun

Analisaaceh.com, Jakarta | Pemerintah resmi menambah kuota liquid petroleum gas atau LPG 3 kilogram bersubsidi…

1 hari ago

Pasokan Tersendat Akibat Banjir, Harga Cabai Merah dan Rawit di Pasar Blangpidie Abdya Melonjak

Analisaaceh.com, Blangpidie | Harga sejumlah komoditas kebutuhan dapur di pasar tradisional Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat…

1 hari ago

Sidang Perdana Kasus Korupsi Kas PT Pos Indonesia KCP Teunom, Kerugian Capai Ratusan Juta

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh menggelar sidang perdana perkara…

1 hari ago