Categories: HukumNEWSPERISTIWA

Hendak Bawa 45 Kg Sabu ke Riau, Tiga Warga Aceh Utara Diringkus di Labuhanbatu

Analisaaceh.com, Medan | Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara berhasil mengungkap dan mengamankan narkotika jenis sabu sebanyak 45 Kg jaringan Aceh – Riau.

Selain itu turut diamankan tiga orang tersangka yakni RN (23), J (21) dan S (23) warga Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, S.I.K, M.H mengatakan, sabu seberat 45 kg itu dibawa dari Provinsi Aceh yang rencananya akan dibawa menuju Provinsi Riau.

Pengungkapan ini berawal pada hari Rabu (28/07) dari informasi yang diterima oleh personel Polres Labuhanbatu tentang kecurigaan terhadap dua unit mobilnya yang posisinya sudah jauh dari Kota Banda Aceh yaitu Toyota Kijang Inova No. Pol BK 1454 HE dan Honda Brio No. Pol BK1261EP.

“Sekira pukul 01.30 WIB personel Polsek Kota Pinang yang pada saat itu sedang melaksanakan patroli malam dan penyekatan dalam rangka PPKM melihat mobil tersebut dan diberhentikan, kemudian dibawa ke Polsek Kota Pinang untuk dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan,” kata Kapolres dalam konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti tersebut pada Selasa (10/8).

Dari hasil penggeledahan, ditemukan 20 bungkus lakban kuning di bawah kursi jok belakang dan 10 bungkus di dalam ban serap diduga narkotika jenis sabu, sedangkan pada mobil Honda Brio ditemukan satu buah goni plastik berisi 15 bungkus lakban kuning di bagasi belakang.

“Dari keterangan tersangka RN bahwasanya barang itu diperoleh dari seorang berinisial D warga Nisam Antara, Aceh Utara dengan upah sebesar Rp.65 juta,” jelas Kapolres yang turut didampingi Sekda Labuhanbatu Ir. M.Yusuf Siagian MMA, Bupati Labusel H. Edimin dan Wakil Bupati Labura H.Samsul Tanjung, ST, MH.

Kapolres menyebutkan bahwa dengan diamankannya 45 kg sabu dapat menyelamatkan 45 ribu jiwa jika diasumsikan 1 gram biasanya untuk dipakai 10 orang.

Terhadap ketiga dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup.

Editor : Nafrizal
Rubrik : Hukum
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Diduga Aniaya Warga, Mantan Keuchik di Abdya Dilaporkan ke Polisi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang warga Gampong Krueng Panto, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya…

20 jam ago

Muhammadiyah Aceh Gelar Shalat Id Serentak di 50 Titik

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Warga Muhammadiyah di Kota Banda Aceh melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447…

20 jam ago

Tgk Yong Sebut Safaruddin Ayah bagi Anak Yatim di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Eks Penerangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Blangpidie, TR Kamaluddin alias Tgk…

5 hari ago

Roni Guswandi Resmi Mendaftar Sebagai Calon Ketua Umum FPTI Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Roni Guswandi bersama tim resmi mendaftar diri sebagai Calon Ketua Umum…

5 hari ago

Panwaslih Abdya Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Analisaaceh.com, Blangpidie | Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan kegiatan ngabuburit…

1 minggu ago

Penunjukan Imum Chiek Diprotes, Bupati Aceh Besar Dilaporkan ke Ombudsman

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Perwakilan masyarakat Indrapuri dan pengurus Masjid Abu Indrapuri melaporkan proses penunjukan…

1 minggu ago