Categories: NASIONAL

Ini Prediksi Puncak Wabah Virus Corona di Indonesia

Analisaaceh.com | Penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia setiap harinya kian meningkat, hal ini tentunya menjadi kekhawatiran bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

Saat ini Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terua berupaya dalam melakukan pencegahan melalui kebijakan-kebijakan yang dianggap dapat memutuskan penyebaran corona tersebut.

Hingga Sabtu (21/3) tercatat sudah 17 Provinsi di Indonesia telah terdapat korban yang dinyatakan positif yakni sebanyak 450 orang, 392 dalam perawatan, 20 orang dinyatakan sembuh dan 38 orang meninggal dunia.

Semakin meningkatnya korban, sebagian ahli telah memprediksi kapan puncak corona di Indonesia.

Hal tersebut sebagaimana yang diprediksi oleh Peneliti Pusat Pemodelan Matematika dan Simulasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Nuning Nuraini dkk bahwa puncak corona di Indonesia adalah pertengahan April.

Data tersebut disajikan melalui hasil perhitungan data dan simulasi dengan pendekatan model matematika. Prediksi ini telah dipublikasikan di portal E-Prints ITB pada Minggu 15 Maret 2020.

Prediksi tersebut berbeda dengan pandangan yang disampaikan oleh Penasihat kesehatan medis pemerintah Cina, Zhong Nanshan. Sebagaimana yang dilansir Republika bahwa Zhong memprediksi pandemi virus Corona yang dikenal Covid 19 akan berakhir pada bulan Juni.

Sementara itu pendiri Microsoft, Bill Gates juga turut memprediksi, dilansir dilansir CNBC bahwa Bill Gates memprediksi corona dapat diatasi melalui vaksin yang hadir dalam kurun waktu 18 bulan ke depan. 

“Vaksin pertama yang kami dapatkan akan diberikan kepada petugas kesehatan dan pekerja kritis. Ini bisa terjadi sebelum 18 bulan jika semuanya berjalan dengan baik,” ujar orang terkaya di dunia ini.

Pemerintah Indonesia juga turut memprediksi puncak dari penyebaran corona di Indonesia, hal itu disampaikan oleh Juru bicara pemerintah khusus penanggulangan  Covid-19, Achmad Yurianto bahwa corona akan terus meningkat hingga April 2020. Namun setelah April akan menurun.

“Kita berharap pada bulan April sudah mulai bisa melihat hasilnya dan mulai terkendali,” ujarnya melalui konferensi pers pada Rabu (18/3/2020).

Maheza

Komentar

Recent Posts

Sempat Kabur ke Aceh Jaya, Tim Tabur Kejari Aceh Selatan Tangkap DPO Kasus Migas di Tapaktuan

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan berhasil menangkap seorang…

1 hari ago

USK dan Badan Keahlian DPR RI Teken MoU, Bahas Penguatan Pengawas Sistem Merit ASN

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Syiah Kuala (USK) dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik…

2 hari ago

Diduga Gelapkan Sepmor Yamaha NMAX Milik Warga Kuala Batee, Pria Asal Babahrot Abdya Ditangkap Polisi di Nagan Raya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) seorang…

3 hari ago

Kelas Darurat SDN 10 Linge Aceh Tengah Mulai Digunakan, Sebagian Siswa Tak Lagi Belajar di Tenda

Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Sebagian siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini tidak…

3 hari ago

SBA: Peningkatan Permintaan Sebabkan Stok Semen di Sejumlah Titik Distribusi Cepat Terserap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | PT Solusi Bangun Andalas (SBA) menyatakan peningkatan permintaan di sejumlah wilayah…

3 hari ago

Bupati Safaruddin Sentil Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya, Pastikan Tak Ada Pokir di APBK 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong pemerataan…

3 hari ago