Kajari Lhokseumawe didampingi Kasie Pidsus memaparkan hasil penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi BPKD kota setempat, Kamis (10/8/2023). Foto ist.
Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan pajak penerangan jalan di Dinas Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Lhokseumawe senilai Rp3,4 Miliar, Kamis (10/08/2023).
Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Lalu Syaifudin SH MH, didampingi Kasi Tindak Pidana Khusus Saifuddin SH MH, mengatakan dari hasil penyelidikan terhadap dugaan kasus tersebut telah memasuki babak baru.
“Setelah beberapa bulan dilakukan penyelidikan dan ekspose perkara selama dua hari, penyelidik memutuskan untuk menaikkan status perkara dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan,” kata Kajari, Kamis (10/8/2023).
Dari hasil penyelidikan, lanjutnya, sementara telah ditemukan kerugian negara sebesar kurang lebih Rp, 3,4 miliar, namun untuk kepastian berapa hasil kerugian negara akan diajukan kepada auditor baik ke BPK ataupun BPKP.
“Pihak Kejaksaan akan melakukan penjadwalan proses penyidikan mulai dari proses penjadwalan pemanggilan saksi, ahli, penggeledahan maupun penyitaan,” pungkas Lalu Syaifudin SH MH.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Aksi unjuk rasa ratusan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Seuneubok Lubok…
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh menemukan 6.819 produk…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial EPA (45), warga Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, ditangkap…
Analisaaceh.com, Aceh Utara | Sebuah kapal motor yang mengangkut sekitar 10,8 juta batang rokok ilegal…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial NUR (49), warga Desa Setui, Kecamatan Baiturrahman, Banda…
Analisaaceh.com, Suka Makmue | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya berinisial MRR diduga…
Komentar