
Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap seorang remaja bernama Maida Fitri (12), warga Gampong Ladang Panah, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak di pantai Ujong Manggeng, Gampong Lhok Pawoh Kecamatan Manggeng Kabupaten setempat sejak Senin (29/6/2026) lalu.
Memasuki hari kesembilan sembilan operasi pencarian pada Selasa (7/7/2026), korban belum juga berhasil ditemukan. Tim gabungan tetap melakukan penyisiran sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.
Pelaksana tugas ( Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Mukhsin mengatakan, operasi pencarian masih berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur yang tergabung dalam tim gabungan.
“Hari ini sudah memasuki hari ke sembilan proses pencarian terhadap korban. Hingga saat ini korban belum ditemukan. Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban dengan penyisiran di lapangan,” kata Mukhsin saat dikonfirmasi Analisaaceh.com, Selasa (7/7/2026).
Mukhsin menjelaskan bahwa sesuai prosedur operasi dan penyelamatan, operasi pencarian ini akan terus dioptimalkan hingga hari kesepuluh. Apabila hari Rabu (8/7/2026) korban juga belum ditemukan, maka operasi pencarian akan dihentikan.
“Pencarian masih kami lakukan hingga besok yang merupakan hari kesepuluh. Kalau memang belum ada hasil, maka operasi pencarian akan dihentikan sesuai prosedur,” ujarnya.
Mukhsin menyebutkan, penyisiran saat ini difokuskan di kawasan Pantai Ujong Manggeng hingga Krueng Baru. Meski area pencarian terus diperluas, petugas belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Meski demikian, lanjutnya, tim gabungan tetap berkomitmen memanfaatkan sisa waktu operasi untuk melakukan pencarian secara maksimal.
“Walaupun belum ada tanda-tanda keberadaan korban, tim tetap berupaya maksimal agar korban dapat segera ditemukan,” ucap Mukhsin.
Lebih lanjut, kata Mukhsin, operasi pencarian melibatkan personel Tim SAR, Taruna Siaga Bencana (Tagana), TNI, Polri, BPBK, serta dukungan masyarakat setempat. Selain penyisiran melalui jalur darat dan laut, tim juga mengerahkan penyelam untuk memeriksa sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
Menurut Mukhsin, pelibatan penyelam dilakukan guna mengoptimalkan proses pencarian sekaligus memperluas area penyisiran di bawah permukaan air dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
“Kita juga telah mengerahkan penyelam untuk mencari keberadaan korban di sejumlah titik yang dianggap berpotensi. Kita memaksimalkan seluruh upaya dengan harapan korban bisa segera ditemukan,” pungkas Mukhsin.
Hingga berita ini ditayangkan, tim gabungan masih bersiaga dan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik koordinat yang telah dipetakan. Sementara itu, pihak keluarga korban terus menunggu di sekitar lokasi dengan penuh harapan agar Maida Fitri segera ditemukan.
Untuk diketahui, Melda Fitri dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Ujong Manggeng bersama temannya pada Senin (29/6/2026). Saat itu, tim gabungan terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Alhasil, salah satu korban bernama Aida (14) warga Gampong Blang Padang Kecamatan Tangan-tangan berhasil ditemukan pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 09.15 WIB. Sementara Melda Fitri hingga kini masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan.



