Kejari Aceh Utara Gelar Penyuluhan Hukum Bagi PelajarĀ 

Kejari Aceh Utara gelar sosialisasi bahaya narkoba melalui program Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Samudera, Senin (26/8).@hidayat

Analisaaceh.com, LHOKSUKON | Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara menggelar sosialisasi dan penyuluhan hukum bagi pelajar. Penyuluhan digelar untuk meningkatkan pemahaman siswa akan pentingnya menaati peraturan dan hukum yang berlaku di tanah air.

Sosialisasi hukum yang mengangkat isu bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) dan UU Perlindungan Anak digelar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Samudera, Aceh Utara, Senin (26/8/2019). Sedikitnya, 50 siswa SMPN 1 Samudera mendapat penyuluhan  mengenai narkoba dan perlindungan anak.

Program yang dikemas dalam kegiatan ā€œJaksa Masuk Sekolahā€ ini mengambil tema ā€œRemaja Melawan Narkobaā€. Selain tentang Narkoba, para siswa tersebut juga diberikan edukasi tentang Undang ā€“ Undang Perlindungan Anak dengan pemateri dua jaksa fungsional, yakni Harri Citra Kesuma, SH dan Muhammad Daud Siregar, SH, MH.

ā€œKegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) tersebut rutin tiap tahun kita lakukan. Sedangkan untuk tahun 2019, SMP Negeri 1 Samudera mendapat kesempatan perdana terkait pelaksanaan kegiatan JMS,ā€ ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lhoksukon, Erning Kosasih, SH kepada analisaaceh.com.

Menurutnya, dua kegiatan serupa juga akan dilaksanakan pihaknya di sekolah ā€“ sekolah lain di Aceh Utara. Hal ini dilakukan karena Negara Indonesia sekarang darurat Narkoba, jadi tentang pengaruh dan bahaya barang haram dimaksud harus diperkenalkan kepada generasi penerus sejak di bangku sekolah, sehingga mereka terhindar dari Narkoba.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Samudera, Lia Karlia Rosa mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik kegiatan JMS yang dilakukan pihak Kejari Aceh Utara. Selain sangat positif para siswa juga mendapatkan ilmu tentang bahaya Narkoba dan UU Perlindungan Anak.

ā€œSangat positif ya, kalau bisa program JMS dalam setahun tidak hanya sekali namun lebih ditingkatkan lagi. Apakah sebulan dua kali. Karena, edukasi tentang Narkoba sangat bermanfaat bagi remaja di bangku SMP sehingga tidak mudah terjerumus dalam pengaruh barang haram Narkoba,ā€ tandasnya.

Editor: Riza Asmadi

Komentar
Artikulli paraprakUsai Dilantik, Anggota DPRK Bener Meriah ini Langsung Kunjungi Nek Qomariah
Artikulli tjetƫrPolisi Ungkap Penyelundupan 25Kg Sabu dan 59 Ton Bawang Merah