Categories: NEWSPIDIE JAYA

Kunker ke Pijay, Irmawan: Tahun 2021 Akan Diusulkan Bangun Tebing DAS Krueng Meureudu Melalui APBN

Analisaaceh.com, Meureudu | Anggota Komisi V DPR RI asal Aceh Ir. Irmawan menyerap aspirasi masyarakat terkait rencana pembangunan dan pengendalian Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureudu untuk menjadi program prioritas pada tahun 2021.

Hal itu disampaikannya dalam kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu, (25/7/2020). Irmawan menyebutkan akan mengusulkan anggaran APBN untuk mengatasi persoalan banjir di DAS Krueng Meureudu selama ini.

Pada kunjungan tersebut Irmawan turut didampingi Wakil Bupati Pidie Jaya H. Said Mulyadi,SE, M.Si dan tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diwakili Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) I Aceh, Ir. Jaya Sukarno, M.Eng.

Kepala Dinas PU Pidie Jaya Rizal Fikar, ST. MM, melalui Kabid Pengairan Amir Hamzah Isa, ST. MT mengatakan, dengan adanya kegiatan pengaman tebing sungai Krueng Meureudu akan meminimalisir terjadinya erosi terhadap permukiman dan fasilitas umum lainnya.

“Alhamdulillah jika tebing Krueng Meureudu sudah dibangun sangat membantu meminimalisir terjadinya erosi dan banjir di pemukiman warga,” ujar Amir.

Wakil Bupati Pidie Jaya H. Said Mulyadi,SE, M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih perhatian dan kunjungan anggota DPR RI dalam menyerap aspirasi masyarakat di Pijay.

Dari hasil kunjungan tersebut Said Mulyadi menjelaskan bahwa program prioritas anggota DPR RI Dapil Aceh itu akan memasukan program pengendalian DAS Krueng Meureudu pada tahun 2021.

“Saya menyambut baik rencana beliau karena tebing Krueng Meureudu ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang selama ini selalu terdampak banjir, semoga dengan telah dibangun tebing ini akan meminimalisir terjadi banjir luapan,” imbuh Waled panggilan akrab Said Mulyadi.

Sementara itu Irmawan mengatakan, kunjungan ke Pidie Jaya tersebut menindaklanjuti laporan masyarakat bahwa aliran sungai Krueng Meureudu dan Drainase Gampong Teupin Peuraho sering mengalami banjir hingga tiga kali dalam setahun.

“Saya bersama kepala BWS I Aceh dan Wakil Bupati sudah turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi DAS Krueng Meureudu dan juga melihat proses yang sudah berjalan pembangunan Drainase Teupin Peuraho,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Menurutnya pembangunan drainase tersebut sangat dibutuhkan ditambah Kabupaten Pidie Jaya sering mengalami banjir. Pihaknya akan mengupayakan dana dari APBN untuk mengatasi persoalan Banjir di daerah setempat.

“Mudah-mudahan akan segera terealisasi, tahun depan dan saya akan mengusulkan anggaran APBN untuk mengatasi persoalan banjir di DAS Krueng Meureudu, harapan saya ke depan Pijay bebas banjir,” pungkas Irmawan.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

1 hari ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

1 hari ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

1 hari ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

2 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

2 hari ago

Kebakaran Hanguskan 22 Rumah, Balai Adat, dan Mushola di Gayo Lues

Analisaaceh.com, Gayo Lues | Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Belah Lane, Gampong Telege Jernih,…

2 hari ago