Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli saat melantik dan mengambil sumpah terhadap 17 pejabat eselon III dan IV yang berlangsung di Opproom Kantor Bupati setempat. Foto:Ahlul Zikri/Analisaaceh.com
Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli melantik dan mengambil sumpah terhadap 17 pejabat eselon III dan IV di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat. Prosesi pelantikan untuk jabatan administrator dan pengawas keuangan ini berlangsung di Opproom Kantor Bupati Abdya, Rabu (4/3/2026).
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Safaruddin Nomor 185 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan administrator dan jabatan pengawas di lingkungan pemkab Abdya.
Dalam acara tersebut turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda Abdya Amrizal, Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, para Asisten, Staf Ahli, kepala satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Zaman Akli menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan awal dari tanggung jawab baru bagi para pejabat yang dilantik.
“Ini adalah titik awal dari tanggung jawab baru. Amanah ini bukan hanya tercatat dalam administrasi kepegawaian, tetapi juga tercatat dalam catatan pengabdian kepada daerah, dan lebih dari itu, dalam catatan pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT,” kata Zaman Akli.
Akli menyebutkan, pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan organisasi berdasarkan sistem merit, kompetensi, dan rekam jejak kinerja sesuai undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Selain itu, lanjutnya, pejabat yang dilantik menduduki jabatan tersebut melalui proses objektif berdasarkan kualifikasi, integritas, dan rekam jejak kinerja, bukan karena kedekatan atau faktor lain di luar mekanis resmi.
“Jagalah kepercayaan itu dengan kerja nyata, bukan sekadar kata-kata,” ucapnya.
Akli menambahkan, jabatan administrator memiliki peran sentral dalam memastikan kebijakan kepala daerah berjalan efektif di lapangan. Administrasi menjadi penghubung antara arah kebijakan dan implementasi teknis di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Ia mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar fokus menyukseskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Abdya dengan mengedepankan sinergi dan menghindari ego sektoral.
“Maka di tangan saudara, cepat atau lambatnya pelayanan, efektif atau tidaknya program, serta dirasakan atau tidaknya kehadiran pemerintah oleh masyarakat, sangat ditentukan. Oleh karena itu, saya menegaskan kepada seluruh pejabat administrator yang dilantik hari ini, fokus utama saudara adalah menyukseskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Abdya. Tidak boleh ada program yang berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang jelas. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus bergerak dalam satu barisan, satu komando, dan satu tujuan guna menciptakan Abdya maju, masyarakat sejahtera,” sebut Akli.
Selain profesionalitas kerja, Zaman Akli menyoroti pentingnya penguatan nilai keagamaan melalui program Peukong Agama.
“Ini bukan sekadar slogan. Ini adalah komitmen moral dan kultural kita sebagai daerah yang berlandaskan Syariat Islam,” katanya.
Akli meminta para pejabat yang baru dilantik menjadi motor penggerak dan teladan bagi ASN lainnya dalam memakmurkan masjid dan shalat berjamaah, terlebih di bulan ramadhan.
“Saya tidak ingin ada pejabat yang mengabaikan progam ini. Saudara harus menjadi motor penggerak di OPD masing-masing, mengatur waktu kerja dengan baik, memastikan pelayanan tetap berjalan tanpa meninggalkan kewajiban kepada Allah SWT. Selain itu, saudara harus menjadi teladan, terutama di bulan ramadhan, jangan sampai mengajak masyarakat ke masjid, sementara kita sendiri tidak hadir di saf jamaah,” tegasnya.
Selain itu, Akli juga mengingatkan tantangan birokrasi saat ini tidak hanya berkutat pada administrasi, tetapi juga menuntut kecepatan, inovasi, dan kepekaan sosial. Para pejabat diminta membangun budaya kerja kolaboratif, melibatkan bawahan dalam perencanaan, serta memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Zaman Akli mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah sementara yang sewaktu-waktu bisa digantikan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pejabat tetap mengedepankan integritas, inovasi, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mempercepat layanan publik.
“Kepada pejabat yang baru dilantik, selamat mengemban amanah. Buktikan saudara adalah pilihan yang tepat. Tunjukkan loyalitas kepada pimpinan, dedikasi kepada daerah, dan ketaatan kepada Allah SWT,” ungkap Zaman Akli.
Berikut nama-nama pejabat eselon III dan IV yang dilantik
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh resmi membuka pendaftaran bakal…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Personel Opsnal Unit VI Satreskrim Polresta Banda Aceh berhasil menangkap seorang…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, melakukan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan Aceh kembali membuka program Mudik Gratis…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Program mudik gratis rute Jakarta–Banda Aceh kembali dibuka untuk masyarakat Aceh…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh pada Januari 2026 mencatat surplus…
Komentar