Latihan Perdana Persiraja Diundur, Pemain Akan Jalani Karantina 14 Hari

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jelang digulirkan kembali Liga 1 musim 2020 pada Oktober mendatang. Persiraja Banda Aceh sudah punya ancang-ancang untuk persiapan latihan di Banda Aceh.

Kepada media, Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani mengatakan saat ini pemain akan segera berkumpul di Banda Aceh. Termasuk legiun asing Persiraja juga sudah kembali ke Banda Aceh.

“Pemain kita Adam Mitter dan Samir Ayass pagi tadi sudah berada di Banda Aceh. Mereka sudah diswab test dan hasilnya negatif saat di Bali,” kata Rahmat Djailani, Minggu (2/7) dilansir website resmi Persiraja.

Meski demikian, Rahmat Djailani mengatakan kedua pemain asingnya tersebut tetap diinstruksikan untuk jalani karantina selama 14 hari. “Mereka sudah kita minta untuk isolasi mandiri di rumah masing-masing di Banda Aceh, sesuai dengan protokol kesehatan,” sambungnya.

Pemain lokal luar Aceh yang juga akan segera berkumpul di Banda Aceh untuk memulai latihan, juga akan dilakukan isolasi mandiri terlebih dahulu. Harap Rahmat, mudah-mudahan semua negatif Covid-19 dan dapat berlatih dengan baik sesuai rencana.

“Tidak hanya itu, manajemen juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di Mess, lapangan latihan maupun di area-area yang sering dilalui pemain. Agar latihan semua lancar, kita akan terapkan protokol kesehatan ketat,” tambahnya.

Terkait latihan yang semula direncanakan digelar 5 Agustus 2020, Rahmat Djailani membenarkan pihak manajemen telah mengundurkan jadwal dan akan diinformasikan kembali kepada pemain dan fans Persiraja.

Pihak Persiraja berharap, jadwal pertandingan yang disebut akan dimulai Oktober 2020 untuk segera disampaikan ke tim oleh PT. LIB dan PSSI. Karena menurut Rahmat Djailani, hal ini juga menjadi salah satu elemen yang paling penting untuk Persiraja dan tim lainnya dalam mempersiapkan tim. []

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Komentar
Artikulli paraprakRibuan Jemaah Haji Ilegal Ditahan di Saudi, KJRI: Tidak Ada WNI
Artikulli tjetërAminullah Bekali MES Aceh Barat Perangi Rentenir