Categories: NEWS

Pasca Bencana, Inflasi Aceh Paling Tinggi di Indonesia pada Desember 2025

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Aceh mengalami inflasi tertinggi secara nasional pada Desember 2025, yakni sebesar 3,60 persen secara bulanan (month to month/m-to-m).

Berdasarkan pantauan analisaaceh.com di akun youtube Resmi Statistik BPS yang dirilis 5 Januari 2026, inflasi Aceh tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang tercatat 0,64 persen. Pada November 2025 sebelumnya, Aceh justru mengalami deflasi sebesar 0,67 persen.

Deputi bidang statistik distribusi dan jasa Pudji Ismartini menjelaskan, inflasi yang terjadi di Aceh tidak terlepas dari dampak bencana banjir besar pada akhir November 2025 yang memengaruhi distribusi dan pasokan barang, khususnya kelompok pangan.

“Sejumlah komoditas utama penyumbang inflasi di Aceh pada Desember 2025 antara lain, Beras dengan andil 0,80 persen,” paparnya.

Kemudian Bahan bakar rumah tangga sebesar 0,26 persen, minyak goreng sebesar 0,26 persen, telur ayam ras sebesar 0,24 persen.

“Termasuk juga bawang merah sebesar 0,24 persen, nasi dengan lauk sebesar 0,15 persen,” tambahnya.

Selain Aceh, dua provinsi lain yang terdampak bencana dan mengalami inflasi tinggi pada Desember 2025 adalah Sumatera Utara sebesar 1,66 persen dan Sumatera Barat sebesar 1,48 persen.

Ketiga provinsi tersebut sebelumnya tercatat mengalami deflasi pada November 2025.

Secara nasional, BPS mencatat seluruh 38 provinsi di Indonesia mengalami inflasi pada Desember 2025. Untuk wilayah Sumatera, Aceh menjadi provinsi dengan inflasi tertinggi, sementara inflasi terendah tercatat di Bengkulu sebesar 0,43 persen.

BPS menegaskan, secara umum kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar di wilayah terdampak bencana, seiring naiknya harga sejumlah komoditas akibat terganggunya pasokan.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

USK Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin

Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Rektor Universitas Islam Negeri…

2 hari ago

Jelang 21 Tahun Damai Aceh, Pemulihan Korban Konflik dan Bencana Diminta Dipercepat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan 21 tahun perdamaian Aceh, sekelompok masyarakat menyampaikan tuntutan kepada…

2 hari ago

Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Banda Aceh Masih Lesu

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjualan bendera…

2 hari ago

Pendapatan Abdya 2026 Naik, Belanja Tembus Rp1,06 Triliun

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pendapatan Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Tahun Anggaran 2026 mengalami…

2 hari ago

KUA-PPAS 2027 Diserahkan, Wabup Abdya Sampaikan Prioritas Pembangunan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran…

2 hari ago

Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin Meninggal Dunia

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kabar duka datang dari keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry…

2 hari ago