Plafon Ruang Bersalin RSUD Yuliddin Away Ambruk, Nyaris Timpa Pasien Melahirkan 

 Plafon Gedung C, lantai III di Ruang Berlian III di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yuliddin Away, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan yang ambruk. Foto: Ist 

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Plafon di ruang bersalin pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yuliddin Away, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan ambruk, pada Rabu (7/1/2026). Insiden yang terjadi di Ruang Berlian III, Gedung C Lantai III tersebut nyaris menimpa seorang pasien yang baru saja melahirkan sehingga pasien terpaksa dievakuasi ke ruangan lain.

Peristiwa yang berlangsung secara mendadak itu memicu kepanikan luar biasa. Material plafon beserta instalasi kabel listrik ikut terjatuh ke lantai, sehingga pasien yang berada di lokasi terpaksa harus segera diungsikan ke ruangan lain yang lebih aman.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, insiden itu tersebut menyisakan trauma mendalam bagi pasien dan pihak keluarga. Mereka mengkhawatirkan standar keamanan bangunan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut, bahkan mereka khawatir kejadian serupa dapat kembali terjadi.

Suami pasien, Saifullah menjelaskan bahwa plafon runtuh secara tiba-tiba. Bahkan, saat bangunan mulai berjatuhan dari langit-langit, ia berada di samping istrinya. 

“Kejadiannya mendadak. Untung istri saya tidak tertimpa plafon yang runtuh karena saya langsung menahannya dengan tubuh saya sendiri,” kata Saifullah, Rabu (7/1/2026) malam. 

Saifullah menilai kondisi tersebut sangat membahayakan. Baginya, ruang rawat inap seharusnya menjadi tempat paling aman dan nyaman bagi pasien, terutama bagi ibu yang sedang dalam pemulihan pasca melahirkan. 

Ia pun mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan bersama manajemen RSUD Yuliddin Away agar segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh fasilitas gedung. Langkah ini dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang. 

“Jangan tunggu ada korban dulu baru bertindak. Plafon runtuh dan kabel listrik yang ikut jatuh sangat membahayakan pasien dan keluarga yang menjaga,” ungkap Saifullah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD Yuliddin Away belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti ambruknya plafon di gedung tersebut.

Bahkan, Direktur RSUD Yuliddin Away, dr Erizaldi saat dihubungi Analisaaceh.com melalui pesan WhatsApp juga tidak direspon. 

Komentar
Artikulli paraprak11.657 Warga Aceh Tengah Masih Terisolir Akibat Longsor dan Banjir Bandang
Artikulli tjetërBupati Abdya Tunjuk Sejumlah Plt Kadis hingga Kepala Puskesmas, Ini Nama-namanya