Categories: NEWS

Polisi Amankan 6 Paket Sabu di Bandara SIM

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Aparat kepolisian kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.

Seorang pria berinisial NF alias SN (42) diamankan petugas pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, sesaat sebelum keberangkatan pesawat menuju Jakarta.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol. Andi Kirana, mengatakan pengungkapan tersebut bermula dari kecurigaan petugas Aviation Security (Avsec) terhadap sebuah koper milik tersangka yang terlihat mencurigakan saat diperiksa menggunakan mesin X-Ray.

“Petugas Avsec melihat ada benda mencurigakan di dalam koper. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, ditemukan enam paket sabu yang disembunyikan di dalam koper tersangka,” ujar Kombes Pol. Andi Kirana saat konferensi pers di Polresta Banda Aceh, Selasa (13/1/2026).

Kapolresta menjelaskan, setelah koper diamankan, petugas melacak pemiliknya melalui rekaman CCTV bandara dan berhasil menemukan NF di ruang tunggu keberangkatan.

Saat koper dibuka di hadapan petugas, ditemukan enam bungkus plastik bening berisi kristal diduga sabu seberat 1,972 gram, beserta sejumlah barang bukti lainnya berupa satu unit handphone, tas, koper, label bagasi, boarding pass, dan kartu identitas.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku hanya sebagai kurir. Ia menyebut sabu tersebut milik seseorang berinisial Muslim (DPO) dan diperoleh dari Si Wan (DPO) di Aceh Utara atas perintah pihak lain. Tersangka dijanjikan upah Rp40 juta jika berhasil mengantarkan barang haram tersebut ke Jakarta.

“Tersangka ini bukan pemain baru. Berdasarkan pengakuannya, ia sudah empat kali menjadi kurir narkoba lintas provinsi, dan baru kali ini berhasil kita gagalkan,” tambah Kombes Pol. Andi Kirana.

Saat ini, tersangka dan barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polresta Banda Aceh. Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan guna memburu jaringan lain yang terlibat, termasuk tiga orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara minimal enam tahun dan maksimal dua puluh tahun, serta denda hingga Rp10 miliar.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Meteran Air Dicuri, Perumdam Abdya Lapor Polisi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)…

2 hari ago

Inflasi Aceh 6,69 Persen, BI: Dampak Bencana Mulai Mereda

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan (year on…

2 hari ago

Hari Ini, Harga Emas di Banda Aceh Rp8,76 Juta per Mayam

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Harga emas di Banda Aceh pada Jumat (27/2/2026) tercatat berada di…

2 hari ago

Cara Cepat Dapat Uang Baru di Pintar.bi.go.id Online

Kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru setiap tahun selalu meningkat, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.…

2 hari ago

Tutupan Hutan Aceh 2025 Jebol: 39 Ribu Hektare Hilang, Aceh Timur Tertinggi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Yayasan HAkA mencatat kehilangan tutupan hutan di Aceh sepanjang 2025 mencapai…

3 hari ago

Klarifikasi ke KPK, Sikap Menag Dinilai Cerminkan Integritas

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Sikap Menteri Agama Prof Dr Nasaruddin Umar yang mendatangi gedung Komisi Pemberantasan…

5 hari ago