Categories: NEWS

Pra Ekspose Kasus Dugaan Korupsi Lahan PT CA, Jaksa Temukan Kerugian Rp 184 Miliar

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Jaksa Penyelidik pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan Pra Ekspose perkara terkait penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit diatas tanah negara oleh PT. Cemerlang Abadi (CA) yang berlokasi di Kecamatan Babahrot Kabupaten setempat.

Pra ekspose tersebut berlangsung di Aula Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh pada Kamis (11/5/2023) dimulai dari pukul 09.00 WiB hingga pukul 11.30 WiB.

Kejari Abdya, Heru Widjatmiko melalui Kasi Intel, Joni Astriaman mengatakan, pidaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 32 saksi diantaranya pihak Pemkab Abdya, Keuchik gampong dan mantan Keuchik, anggota DPRK Abdya, BPN Provinsi Aceh dan pihak perusahaan yang mengetahui permasalahan tersebut.

“Kemudian didalamnya juga termasuk Ahli Kehutanan dari IPB, Ahli Lingkungan dari IPB dan Ahli Hukum Agraria dari Universitas Airlangga,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan, sebut Joni, pihaknya menemukan adanya peristiwa pidana sebagaimana dimaksud dalam ketentuan pasal 1 angka 5 KUHAP yaitu dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit diatas tanah negara oleh PT CA yang berlokasi di gamoong Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot,

“Adapun modus yang dilakukan, PT CA sebagai pemilik HGU No.1 Tahun 1990 dalam melakukan usaha perkebunan kelapa sawit untuk lahan seluas 7.516 Ha tidak melaksanakan kewajibannya untuk menjaga kelestarian lingkungan SDA dan tidak melaksanakan kewajiban membangun kebun plasma seluas 20%-30%, sehingga menimbulkan kerugian perekonomian negara sebesar Rp. 10.172.592.653.000,” sebutnya.

Lebih lanjut, kata Joni, PT CA mencari keuntungan pengelolaan dan hasil penjualan TBS kelapa sawit secara tanpa izin diatas tanah negara seluas 4.847,18 Ha yang hanya didasarkan pada rekomendasi Panitia B dan rekomendasi Plt. Gubernur Aceh.

“Bahkan, PT CA leluasa untuk mengelola sehingga telah mengakibatkan kerugian negara dimana untuk sementara yang sudah berhasil ditemukan lebih kurang sebesar Rp 184 miliar,” ujarnya.

“Sebagai tindak lanjut pra ekspose, penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit diatas tanah Negara oleh PT CA yang berlokasi di Kecamatan Babahrot, ditinggkatkan ke Tahap Penyidikan oleh Kejari Abdya,” pungkas Joni.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

KKJ Aceh Kutuk Kekerasan dan Intimidasi Wartawan Saat Demo JKA

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Komite Keselamatan Jurnalis Aceh mengutuk tindakan kekerasan yang dialami sejumlah jurnalis…

22 jam ago

Pemerintah Tegaskan Tak Pernah Larang Nobar Film “Pesta Babi”

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra…

22 jam ago

Hebat! 10 Atlet Wushu Abdya Lolos PORA usai Raih 8 Medali pada Pra PORA

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 10 atlet Cabang Olahraga (Cabor) Wushu Kabupaten Aceh Barat Daya…

22 jam ago

Warga Beutong Ateuh Blokir Jalan Tolak Tambang, Seorang Perempuan Terluka

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Gelombang penolakan tambang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya,…

2 hari ago

Kloter 8 BTJ 08 Diberangkatkan Hari Ini, 393 Jemaah Menuju Jeddah

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Memasuki 13 Mei 2026, berdasarkan informasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH),…

2 hari ago

Kemenag Aceh Akan Pantau Hilal Dzulhijjah 1447 H, Berpotensi Terlihat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh akan melaksanakan pemantauan rukyatul hilal…

2 hari ago