Analisaaceh.com, Lebanon Selatan | Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Seorang prajurit TNI Angkatan Darat dari Kodam Iskandar Muda (IM) dilaporkan gugur saat menjalankan tugas dalam misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon Selatan.
Prajurit tersebut adalah Praka Farizal Romadhon, anggota Yonif 113/JS Brigif 25/Siwah Kodam IM. Almarhum meninggal dunia pada Senin (30/3/2026) pukul 20.44 waktu setempat akibat serangan artileri yang menghantam area Indobatt UNP 7-1 di Desa Achid Alqusayr.
Selain korban gugur, satu prajurit lainnya, Praka Rico Pramudia, anggota Yonif 114/SM Brigif 25/Siwah, dilaporkan dalam kondisi kritis dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Beirut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut terjadi saat Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S UNIFIL tengah menjalankan tugas pengamanan di wilayah misi. Serangan artileri tiba-tiba menghantam area penugasan, mengakibatkan korban di pihak TNI.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian masih belum sepenuhnya aman akibat tingginya intensitas serangan. Seluruh personel Satgas dilaporkan masih berada dalam perlindungan bunker, sehingga kronologi lengkap kejadian masih dalam proses pendalaman.
Pihak satuan telah mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama unsur Satgas di daerah operasi, serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban di tanah air.
Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda, Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa prajurit yang gugur merupakan bagian dari kontingen TNI yang bertugas menjaga perdamaian dunia.
“Benar, telah terjadi insiden yang mengakibatkan satu prajurit gugur dan satu lainnya dalam kondisi kritis. Saat ini penanganan terus dilakukan dan situasi masih dipantau,” ujarnya.




