Categories: NEWS

Pria Aceh Jaya Ditangkap Diduga Curi Kotak Infak Masjid

Analisaceh.com, Aceh Barat | Seorang pria berinisial ZH (26) asal Aceh Jaya ditangkap polisi karena diduga mencuri kotak amal di sebuah masjid di Gampong Lueng Buloh, Kecamatan Woyla, Aceh Barat.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana, melalui Plh Kapolsek Woyla, Ipda Agusdi, menyampaikan bahwa penangkapan terduga pelaku didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/05/IX/2024/SPKT Polsek Woyla/Polres Aceh Barat/Polda Aceh, tertanggal 28 September 2024.

“Awalnya terduga pelaku masuk ke dalam Masjid di gampong Lueng Buloh dengan mengunakan sepeda motor. Namun disaat sedang menjalankan aksinya, terduga pelaku diketahui oleh warga dan dia (terduga pelaku) sempat melarikan diri sehingga akhirnya kita amankan bersama masyarakat,” kata Ipda Agusdi, Selasa (1/10/2024).

Dari hasil pemeriksaan,  sebut Agusdi, terduga pelaku mengaku sudah berulang kali melakukan pencurian kotak amal di beberapa mesjid yang ada dalam Kabupaten Aceh Barat.

“Kepada polisi, terduga pelaku mengaku sebelum melancarkan aksinya di Woyla, dia juga telah melakukan aksinya di gampong Lueng Buloh dan masjid gampong Peulante, Kecamatan Arongan Lambalek,” terangnya.

Selian itu, kata Agusdi, terduga pelaku juga telah mencuri kotak amal di Masjid gampong Suak Geudebang Kecamatan Samatiga satu kali, gampong Cot Lagan satu kali, gampong Mon Pasong dan Pasi Mali kecamatan Woyla Barat satu kali.

Kemudian, di gampong Aron satu kali, masjid gampong Kuala Bhee satu kali, Lhueg Buloh tiga kali, Masjid gampong Keulembah dua kali, masjid gampong Bakat dan masjid gampong Padang Jawa Kecamatan Woyla satu kali.

“Dari tangan terduga pelaku kita berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Supra X 125, satu unit handphone merk Realme, dua buah tangkai kunci, satu buah kunci pas, satu buah kunci ring, satu buah obeng, satu buah kunci L yang digunakan terduga pelaku untuk melancarkan aksinya serta uang senilai Rp181 ribu rupiah,” ujarnya.

“Atas perbuatannya terduga pelaku disangkakan Pasal 363 ayat (1) ke-5e dengan ancama maksimal 7 Tahun kurungan penjara,” pungkasnya.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

Aceh Padam Lagi di Malam Meugang Jelang Iduladha, PLN Sebut Sistem Kelistrikan Belum Stabil

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wilayah di Aceh kembali mengalami pemadaman listrik pada Senin (25/5/2026)…

13 jam ago

Tarmizi soal Oknum Minta Daging Pakai Nama Bupati: Lempar ke Jidatnya

Analisaaceh.com, Meulaboh | Bupati Aceh Barat Tarmizi menegaskan tidak akan mentolerir praktik permintaan daging meugang…

2 hari ago

Trauma Tragedi 1999 Kembali Diingat, Keluarga Teungku Bantaqiah Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Beutong

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Ketegangan di kawasan Lembah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, kembali…

2 hari ago

Listrik di Sebagian Abdya Mulai Normal Pascablackout, PLN Terus Lakukan Pemulihan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pasokan listrik di sebagian wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai kembali…

2 hari ago

79 Persen Penyulang di Aceh Sudah Kembali Normal

Analisaaceh.com, Banda Aceh | PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menyatakan sebanyak 79…

3 hari ago

Wamenkes Sebut Imunisasi Anak di Aceh Baru Capai 33 Persen

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menyoroti rendahnya cakupan imunisasi…

3 hari ago