Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Abdya saat melakukan pengecekan kesehatan kepada siswa SMPIT Insan Madani Susoh, dalam rangka HUT ke-24 Kabupaten Abdya, Rabu (8/4/2026). Foto: Ist
Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan kegiatan Sadar Sehat melalui Program Doto Saweu Sikula, yang dilaksanakan di SMPIT Insan Madani, Kecamatan Susoh, kabupaten setempat, Rabu (8/4/2026).
Kepala Dinkes Abdya, Ns Rinaldi R mengatakan, kegiatan Doto Saweu Sikula tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Abdya.
“Program ini salah satu rangkaian dari pelaksanaan HUT ke-24 Kabupaten Abdya, di samping memang menjadi program prioritas Pak Bupati dan Wakil Bupati Abdya dalam misi “Adee”,” kata Rinaldi.
Lebih lanjut, sebut Rinaldi, program Doto Saweu Sikula sudah di launching oleh Bupati Abdya Safaruddin pada bulan Mei 2025 lalu. Program ini, bukan sekedar rutinitas dinas semata, tetapi bentuk kerja nyata dan komitmen Pemkab Abdya dalam menjalankan program prioritas daerah.
“Kegiatan ini sejalan dengan Visi dan Misi Bupati, yaitu dalam membawa Abdya maju masyarakat sejahtera untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan unggul,” ujar Rinaldi.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah menyadari sepenuhnya bahwa pendidikan yang bermutu tidak akan tercapai tanpa didukung oleh kesehatan yang prima.
“Anak-anak adalah aset berharga daerah. Untuk menjadi generasi yang kompetitif di masa depan, mereka tidak hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga harus kuat secara fisik dan tangguh secara mental,” ucapnya.
Melalui program ini, sebut Rinaldi, pemerintah menghadirkan dokter langsung ke sekolah-sekolah.
“Maka gunakanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk berkonsultasi, memeriksakan kesehatan, maupun bertanya mengenai pola hidup sehat,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada remaja putri agar memperhatikan asupan gizi dan kepatuhan dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
“Kalian adalah calon ibu masa depan. Kesehatan kalian hari ini akan menentukan kualitas generasi Abdya di masa yang akan datang, termasuk dalam upaya besar kita bersama untuk mencegah stunting sejak dini,” ucapnya.
Pada pelaksanaan kegiatan ini, sebut Rinaldi, para siswa mengikuti senam yang dibimbing langsung oleh instruktur dari Dinkes. Kemudian, siswa juga diberikan penyuluhan oleh dokter spesialis anak, cek kesehatan gratis, dan pemeriksaan HB kepada remaja putri untuk mencegah anemia.
“Kita juga memberikan penyuluhan tentang bahaya dan dampak narkoba kepada siswa,” kata Rinaldi.
Ia mengajak semua pihak, khususnya para guru untuk terus bersinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan. Menurutnya, deteksi dini terhadap masalah kesehatan remaja, baik itu masalah gizi, kesehatan reproduksi, hingga kesehatan menta harus dilakukan secara konsisten.
“Semoga langkah kecil kita ini menjadi amal ibadah dan membawa perubahan besar bagi kemajuan kesehatan di Kabupaten Abdya,” pungkas Rinaldi.
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, menyampaikan bahwa kondisi…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang Kepala Dusun (Kadus) IV Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) mulai mengambil langkah tegas untuk…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Aceh kembali menetapkan dan menahan satu tersangka…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Aceh…
Analisaaceh.com, Jakarta | Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meluncurkan Gerakan Nasional Teladan Pelayan Umat sebagai…
Komentar