Categories: NEWS

Pascaleberan, Stok Darah PMI Banda Aceh Menipis

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, menyampaikan bahwa kondisi stok darah di Banda Aceh mengalami penurunan pascaleberan. Hal ini dipengaruhi oleh belum kembalinya aktivitas masyarakat secara normal, termasuk para pendonor darah.

Ia menjelaskan, berkurangnya jumlah pendonor terjadi karena banyak warga yang masih berada di kampung halaman setelah mudik Lebaran. Selain itu, kegiatan donor darah melalui mobil unit ke dinas-dinas dan warung kopi juga belum berjalan optimal.

“Pendonor masih sedikit, mungkin karena masyarakat belum sepenuhnya kembali dari mudik,” ujarnya kepada analisaaceh.com, Selasa (8/4/2026).

Di sisi lain, program donor darah dari kalangan pelajar juga belum berjalan maksimal karena aktivitas sekolah baru kembali dimulai. PMI Banda Aceh, kata dia, telah berkoordinasi dengan pihak terkait agar kegiatan donor darah di sekolah-sekolah di Banda Aceh dan Aceh Besar bisa kembali berjalan dalam waktu dekat.

Selain itu, kegiatan jemput bola ke daerah seperti Aceh Jaya dan Sabang juga belum dilakukan karena belum adanya agenda permintaan dari instansi setempat. Padahal, kegiatan tersebut selama ini menjadi salah satu sumber tambahan stok darah.

Menurutnya, peningkatan permintaan darah juga terjadi seiring kembali normalnya layanan rumah sakit, termasuk untuk pasien thalasemia yang sempat tertunda selama libur Lebaran. Hal ini menyebabkan lonjakan kebutuhan darah dalam waktu bersamaan.

“Permintaan meningkat karena rumah sakit sudah kembali menerima pasien, termasuk pasien thalasemia dan kasus darurat lainnya,” jelasnya.

Berdasarkan data, pada 7 April 2026, permintaan darah mencapai 417 kantong. Namun, PMI Banda Aceh hanya mampu memenuhi 128 kantong darah pada hari tersebut.

Meski demikian, ia memastikan stok darah tidak dalam kondisi kosong total. Setiap hari, PMI Banda Aceh masih mampu mengumpulkan sekitar 50 hingga 100 kantong darah yang langsung didistribusikan ke rumah sakit sesuai kebutuhan.

Untuk golongan darah umum seperti A dan O positif, kata dia, masih relatif aman. Namun, untuk kebutuhan khusus seperti rhesus negatif, PMI harus menghubungi pendonor yang telah terdata sebelumnya.

Bahkan, PMI Banda Aceh juga pernah membantu pengiriman pendonor ke luar daerah. Salah satunya untuk memenuhi kebutuhan pasien di Medan, di mana pendonor didatangkan dari Langsa.

Ia menambahkan, peningkatan jumlah pasien, termasuk penderita thalasemia, turut memengaruhi tingginya permintaan darah. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan darah juga ikut meningkat.

“Kalau populasi meningkat, tentu jumlah pasien juga meningkat. Jadi kebutuhan darah tidak pernah berkurang,” katanya.

Meski sempat mengalami tantangan, PMI Banda Aceh berhasil menjaga ketersediaan stok darah selama bulan Ramadhan melalui berbagai strategi, termasuk menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pesisir dan gampong-gampong di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Sebagai penutup, ia mengajak masyarakat untuk kembali aktif mendonorkan darah guna membantu sesama yang membutuhkan.

“Ayo kita donor darah. Dengan donor darah, kita bisa memberi harapan bagi orang-orang yang membutuhkan,” pungkasnya.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Pemprov Aceh Usulkan APBA 2027 Rp10,37 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh mengusulkan anggaran pendapatan dan belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran…

9 jam ago

Diduga Mengantuk, Mobil Innova Terjun ke Jurang 20 Meter di Aceh Selatan

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Satu unit mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi (Nopol) BL 1128 DY…

9 jam ago

Operasi Patuh Seulawah 2026 Dimulai, Berlangsung hingga 8 November

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Polres Aceh Besar menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026…

9 jam ago

458 Pejabat Abdya Ikuti ProASN BKN untuk Petakan Talenta ASN

Analisaaceh.com, Blangpidie | Sebanyak 458 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya)…

9 jam ago

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

2 hari ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

2 hari ago