Categories: NEWS

16.276 Hektare Sawah di Aceh Rusak Berat Pascabencana, Petani Butuh Penanganan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 16.276 hektare sawah di Aceh mengalami kerusakan berat akibat bencana hidrometeorologi. Lahan pertanian yang terdampak hingga kini masih membutuhkan penanganan agar dapat kembali dimanfaatkan petani.

Selain kerusakan berat, sebanyak 40.852 hektare sawah mengalami kerusakan ringan dan sedang. Pemerintah Aceh menargetkan penanganan lahan dengan tingkat kerusakan tersebut dapat diselesaikan pada 2026.

Staf Khusus Gubernur Aceh, Junaidi, mengatakan pihaknya telah menerima sejumlah laporan masyarakat mengenai kondisi sawah yang belum mendapatkan rehabilitasi pascabencana.

“Kondisi di lapangan masih memerlukan penanganan lanjutan. Laporan ini sudah kami teruskan kepada Gubernur, serta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh,” kata Junaidi, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, laporan masyarakat tersebut juga disertai dokumentasi kondisi lahan yang diambil pada awal September 2026. Sejumlah lahan terlihat mengering dan ditumbuhi semak belukar.

“Percepatan penanganan perlu menjadi perhatian karena kerusakan tersebut berdampak langsung terhadap para petani,” ujarnya.

Junaidi menyebut masih banyak lahan yang belum dapat digunakan kembali untuk kegiatan pertanian setelah bencana.

“Banyak lahan yang sudah tidak bisa ditanami sejak bencana terjadi,” katanya.

Ia berharap penanganan terhadap lahan terdampak dapat dipercepat sehingga petani tidak semakin lama kehilangan lahan produktifnya.

“Kami berharap percepatan penanganan ini benar-benar menjadi prioritas, karena dampaknya langsung dirasakan petani,” ujar Junaidi.

Junaidi juga menyampaikan bahwa penanganan lahan terdampak perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami mendorong agar seluruh pihak mempercepat penanganan di lapangan,” katanya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengarahkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, untuk mempercepat penanganan terhadap petani yang terdampak bencana.

Gubernur juga meminta seluruh sumber daya dikerahkan serta koordinasi diperkuat dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI dan kelompok tani.

Selain itu, komunikasi dengan Kementerian Pertanian diminta terus dilakukan untuk mendukung percepatan pemulihan sektor pertanian Aceh.

Pemerintah Aceh juga diarahkan mengirimkan surat kepada Menteri Pertanian serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Kementerian Pertanian diminta melakukan kajian cepat terkait kebutuhan biaya penanganan lahan pertanian per hektare.

Sementara itu, Kementerian ATR/BPN diharapkan membantu proses identifikasi dan pemetaan batas lahan yang terdampak, terutama pada lokasi yang batas lahannya sudah tidak terlihat akibat bencana.

Dengan luas kerusakan yang mencapai puluhan ribu hektare, percepatan rehabilitasi dinilai penting agar lahan pertanian dapat kembali produktif dan petani dapat melanjutkan aktivitas bercocok tanam.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

9 jam ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

9 jam ago

1.995 UMKM Terdampak Bencana di Aceh Selatan Lolos Verifikasi, 594 Data Diusulkan Ulang

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…

13 jam ago

Nelayan Abdya Temukan Mayat di Perairan Simeulue, Diduga ABK KM Sukma Baru yang Hilang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…

1 hari ago

Kapolri Tinjau Laboratorium Sabu di Pidie, 1,2 Ton Barang Bukti Disita

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…

1 hari ago

Diduga Sediakan Tempat Prostitusi di Aceh Barat, Tiga Perempuan dan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…

1 hari ago