Categories: NEWS

Polda Aceh Musnahkan Vape Etomidate, Sabu dan 49 Ribu Ekstasi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh memusnahkan ribuan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus sepanjang Juli hingga Agustus 2026.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan Ditresnarkoba Polda Aceh dan disampaikan dalam konferensi pers di Banda Aceh, Selasa (8/9/2026).

Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan melalui Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo mengatakan seluruh barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus narkotika.

“Barang bukti yang dimusnahkan tersebut di antaranya 2.538 pcs cartridge vape getar yang mengandung etomidate,”katanya.

Selain cartridge vape, polisi juga memusnahkan 569,65 gram sabu, 3.827 mililiter liquid etomidate, serta 49.627 butir pil ekstasi atau MDMA.

Menurut Ari, barang bukti tersebut juga telah memperoleh penetapan status sebagai barang sitaan dari kejaksaan negeri yang menangani perkara.

“Selain cartridge vape, Polda Aceh juga memusnahkan 569,65 gram sabu, 3.827 mililiter liquid etomidate, dan 49.627 butir pil ekstasi/MDMA,” kata Ari dalam sambutannya.

Ia menjelaskan pemusnahan dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Untuk sabu dan ekstasi, pemusnahan dilakukan dengan cara dilarutkan ke dalam tong berisi air panas.

Sementara itu, cartridge vape dan liquid etomidate dimusnahkan menggunakan mini atau baby roller.

Pemusnahan dilakukan secara terbuka dan disaksikan sejumlah pihak terkait, termasuk insan pers. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi dalam penanganan barang bukti narkotika.

Ari menegaskan pemusnahan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Pemusnahan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi pesan tegas kepada jaringan pengedar dan pelaku kejahatan narkotika bahwa Polda Aceh tidak akan memberi ruang bagi peredaran gelap narkotika di wilayah Aceh,” ujarnya.

Menurut dia, pemberantasan narkotika tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya barang bukti yang berhasil disita dan dimusnahkan.

Ia menilai keberhasilan pemberantasan narkotika juga ditentukan oleh kemampuan aparat dalam memutus jaringan peredaran, melindungi masyarakat dari penyalahgunaan narkoba serta menyelamatkan generasi muda Aceh.

“Keberhasilan ini bukan soal jumlah barang bukti yang kita musnahkan, tetapi komitmen dan upaya kita untuk terus mengungkap dan menutup ruang gerak jaringan narkoba,” pungkas Ari.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

1.995 UMKM Terdampak Bencana di Aceh Selatan Lolos Verifikasi, 594 Data Diusulkan Ulang

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…

54 menit ago

Nelayan Abdya Temukan Mayat di Perairan Simeulue, Diduga ABK KM Sukma Baru yang Hilang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…

19 jam ago

Kapolri Tinjau Laboratorium Sabu di Pidie, 1,2 Ton Barang Bukti Disita

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…

19 jam ago

Diduga Sediakan Tempat Prostitusi di Aceh Barat, Tiga Perempuan dan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…

19 jam ago

Satpol PP Abdya Ancam Pemilik Ternak Liar Kurungan 3 Bulan dan Denda Rp3 Juta

Analisaaceh.com, Blangpidie | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengingatkan…

19 jam ago

Polisi Tangkap Sopir Truk Tangki Pengangkut 5 Ton Bio Solar Subsidi

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nagan Raya menangkap seorang pria berinisial…

4 hari ago