Categories: NEWS

RSUD Teungku Peukan Abdya Kini Punya Alat Operasi Katarak Tanpa Jahitan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud pengabdian kesehatan kepada pasien.

Kini, rumah sakit tersebut sudah memiliki alat modern berupa Fako-emulsifikasi untuk melakukan operasi katarak.

Direktur RSUD Teungku Peukan Abdya, dr Ismail Muhammad, S.p.B menyebutkan, alat tersebut berguna untuk melakukan operasi katarak yang memiliki
teknik operasi yang paling canggih saat ini, menggunakan irisan yang sangat kecil (kurang dari 3 mm) pada sisi kornea.

Lebih lanjut, sebut Ismail Muhammad, alat tersebut digunakan untuk melunakkan (emulsifikasi) dan mengeluarkan lensa katarak pada saat yang bersamaan.

“Setelah itu, lensa intra-okuler (IOL) yang dapat dilipat dimasukkan ke dalam mata. Operasi selesai tanpa memerlukan jahitan. Waktu operasi biasanya kurang dari 30 menit,” kata Ismuha—sapaan akrab dr. Ismail Muhammad, Sabtu (4/10/2025).

Kini, lanjutnya, alat canggih itu sudah tersedia di RSUD Teungku Peukan Abdya—dalam waktu dekat ini akan segera operasional atau difungsikan.

“Sekarang kita sedang melakukan tahapan-tahapannya, salah satunya peningkatan kapasitas perawat yang dilakukan beberapa tahap. Kalau dokter spesialis, dua-duanya sudah tersertifikasi,” ucap Ismuha.

Saat ini, tambah Ismuha, RSUD-TP memiliki dua orang dokter spesialis mata, yaitu dr. Mutia, SpM. M. Ked. Klin, dan dr. Vera, SpM.

“Keduanya ini akan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” sebut Ismuha.

Jika tidak ada kendala, kata Ismuha, alat tersebut akan operasional dalam waktu beberapa bulan kedepan.

“Kalau nanti pelatihan perawat sudah selesai, Insya Allah beberapa bulan kedepan sudah operasional,” terangnya.

Ismuha mengatakan, pelayanan di RSUD-TP akan terus ditingkatkan sesuai dengan visi, misi Pemerintah Bupati Safaruddin dan Wabup Zaman Akli.

“Insya Allah, kita akan terus melakukan pembenahan di RSUD-TP sehingga pelayanan kepada masyarakat akan berjalan maksimal,” pungkas Ismuha.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

KPI, Jurusan yang Makin Dilirik Gen Z: Saat Dakwah, Media, dan Dunia Digital Bertemu

Di tengah banjir informasi, video pendek yang berseliweran di layar ponsel, dan arus opini yang…

20 jam ago

Panpel Persiraja Larang Suporter PSMS ke Stadion

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang laga Persiraja Banda Aceh kontra PSMS Medan yang dijadwalkan berlangsung…

22 jam ago

Jurnalis asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

Analisaaceh.com, Jakarta | Jurnalis asal Pidie Aceh, Ferdian Ananda Majni meraih penghargaan Jurnalis Media Cetak…

23 jam ago

Terdakwa TPPO Dihukum 7 Tahun Penjara di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pengadilan Negeri Banda Aceh menjatuhkan vonis pidana penjara selama 7 tahun…

23 jam ago

Hampir 50 Ribu KK Masih Bertahan di Pengungsian Pascabencana Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 155.193 jiwa atau 49.800 kepala keluarga (KK) hingga kini masih…

23 jam ago

198 Destinasi Wisata di Aceh Rusak Berat Terdampak Bencana

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada…

23 jam ago