Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Barat Daya (Abdya), Jamaluddin. Foto:Analisaaceh.com/Ahlul Zikri
Analisaaceh.com, Blangpidie | Setelah sempat kosong selama empat bulan, blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) kini kembali tersedia di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Barat Daya (Abdya). Sebanyak 7.624 keping blangko e-KTP telah diterima, dan mulai digunakan untuk kebutuhan administrasi masyarakat.
“Alhamdulillah, sekarang blangko KTP sudah kembali tersedia. Blangko e-KTP sudah kita terima dari pemerintah pusat sebanyak 7.624 keping,” kata Kadisdukcapil Abdya, Jamaluddin saat ditemui Analisaaceh.com di ruang kerjanya, Senin (5/5/2025).
Jamaludin menjelaskan, bahwa selama periode Januari hingga April 2025, blangko e-KTP memang mengalami kekosongan. Namun untuk menyiasatinya, pihaknya mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti sementara.
“Blangko selalu ada, tapi sebelumnya sangat terbatas, jadi hanya untuk kebutuhan mendesak seperti pembuatan paspor, masuk TNI/Polri, dan pemula,” terangnya.
Dalam hal pelayanan, sebut Jamaludin, Disdukcapil Abdya menerapkan dua pola. Pertama, pelayanan langsung di kantor bagi masyarakat umum. Kedua, sistem jemput bola atau turun langsung ke lokasi untuk kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
“Kalau ada laporan warga lansia atau disabilitas yang butuh KTP, tim kita turun langsung ke lapangan,” ucapnya.
Meski sempat kosong, kata Jamaluddin, pelayanan administrasi kependudukan lainnya seperti penerbitan akta kelahiran, akta perkawinan, akta kematian, dan surat keterangan lainnya tetap berjalan normal. Kini, dengan tersedianya kembali blangko, masyarakat diimbau segera mengurus KTP fisik, sambil menunggu penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) secara nasional.
“Kalau nanti IKD resmi diberlakukan, maka blangko e-KTP ini tidak disediakan lagi,” ungkap Jamaludin.
Jamaludin menyebutkan, antusiasme masyarakat dalam pengurusan KTP meningkat seiring kebutuhan akses layanan berbasis NIK. Bahkan, Disdukcapil Abdya memastikan pelayanan akan tetap maksimal, baik melalui kunjungan langsung maupun di kantor.
“Pastinya kita tetap selalu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, dan semua produk layanan yang diberikan gratis di Disdukcapil Abdya,” pungkasnya.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Sebanyak 158 murid tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Al-A'raf Blangpidie,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh – Perguruan Wadokai Karate-Do Indonesia Provinsi Aceh melaksanakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT)…
Analisaaceh.com, Gayo Lues | Pemerintah Aceh memastikan proses belajar mengajar (PBM) di Kabupaten Gayo Lues…
Analisaaceh.com, Aceh Barat | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh)…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang petani berinisial MS (50) warga Gampong Pante Pirak Kecamatan Manggeng Kabupaten…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dinas Pendidikan Aceh menegaskan bahwa penggantian ijazah dan transkrip nilai bagi peserta…
Komentar