Sidak MPP, Pj Wali Kota: Pelayanan Harus Lebih Cepat

Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di Lantai III Pasar Aceh Baru, Jumat (16/9/2022)

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di Lantai III Pasar Aceh Baru, Jumat (16/9/2022).

Kunjungan mendadak itu dilakukan Bakri Siddiq dalam rangka melihat langsung pelayanan publik di MPP Banda Aceh.

Tampak Kepala DPMPTSP Banda Aceh Muchlis menyambut kedatangan tiba-tiba orang nomor satu di jajaran Pemko Banda Aceh itu.

Tiba di sana, Pj Wali Kota berkesempatan berbincang-bincang dengan petugas di beberapa counter pelayanan yang tersedia di MPP.

Ia juga menyapa masyarakat yang sedang mengurus berbagai keperluan administrasi berbagai administrasi, seperti administrasi kependudukan, pembayaran pajak kendaraan bermotor, air bersih, dan pajak bumi bangunan.

Bakri Siddiq meminta Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai pengelola Mall Pelayanan Publik dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kota.

“Tujuan dibangunnya MPP dengan layanan ratusan jenis perizinan ini tentunya untuk memudahkan pelayanan. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan maksimal, pelayanan yang lebih cepat,” kata Bakri Siddiq.

“Kita ada disini untuk melayani masyarakat. Saya minta metode atau cara pelayanan perlu ditingkatkan. Perlakukan warga yang sedang membutuhkan pelayanan dengan baik,” pintanya.

Saat sidak, Ia juga melihat beberapa counter pelayanan ada yang kosong, padahal masih jam kerja.

“Hari ini masih ada loket yang tidak ada petugasnya. Ini tolong dievaluasi, kenapa dan apa sebab tidak ada petugasnya hingga loket kosong. Kalau masyarakat butuh, apa warga harus menunggu petugas datang,” ujar pj wali kota.

Ia menegaskan DPMPTSP harus mampu menyelesaikan proses administrasi dengan lebih cepat, tepat, akurat, efektif, dan efisien.

“Kalau kemarin untuk menyelesaikan satu dokumen butuh waktu dua minggu, ke depan saya ingin dipercepat. Kalau bisa satu atau dua hari selesai. Intinya jangan dipersulit, harus dapat dipermudah,” pinta Bakri Siddiq

Komentar
Artikulli paraprakMarak Kejahatan Siber, Polri Akan Bentuk Direktorat Tindak Pidana Siber di Setiap Polda
Artikulli tjetërDPRA Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Perubahan APBA 2022