
Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang pria bernama Rizki Wahyudi warga Gampong Pante Rakyat Kecamatan Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas dengan mobil dump truk yang mengangkut biji besi PT Leuser Karya Tambang (LKT) di jalan nasional Meulaboh–Tapaktuan, tepatnya di gampong Blang Dalam Kecamatan setempat pada Jum’at (27/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto melalui Kasat Lantas Iptu T Tasrizalsyah menjelaskan bahwa kecelakaan itu terjadi berawal dari dump truk Mitsubishi dengan nomor polisi (Nopol) BL 8990 TB yang kemudikan oleh Fakhrurrazi warga gampong Lam Kuta Kecamatan Blangpidie melaju dari arah Nagan Raya menuju Blangpidie.
“Sesampainya di gampong Blang Dalam, terdapat becak barang dengan Nopol BL 4914 CA yang dikemudikan Rizki Wahyudi melaju dari arah berlawanan, yakni dari Blangpidie menuju Nagan Raya,” kata Tasrizalsyah saat dikonfirmasi Analisaaceh.com, Sabtu (28/3/2026).
Lebih lanjut, sebut Tasrizalsyah, becak barang tersebut saat itu diduga tanpa menggunakan lampu penerangan dan berusaha hendak mendahului kendaraan lain di depannya, namun posisi becak melebar ke sisi kanan jalan.
“Saat hendak mendahului kendaraan di depannya, becak tersebut terlalu melebar ke kanan. Namun, karena jarak yang sudah sangat dekat dan becak berada terlalu ke kanan, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ucapnya.
Akibat benturan keras tersebut, kata Tasrizalsyah, pengendara becak mengalami luka serius dan dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, pengemudi dump truk dilaporkan tidak mengalami luka-luka.
Petugas Satlantas Polres Abdya yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Tasrizalsyah juga menghimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tertib dalam berlalu lintas, terutama saat berkendara di malam hari.
“Kami meminta seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kelengkapan kendaraan, khususnya lampu penerangan. Hal ini sangat penting untuk keselamatan bersama guna menghindari kecelakaan yang fatal,” ungkap Tasrizalsyah.



