Ilustrasi orang hilang
Analisaaceh.com, Tapaktuan | Junaidi (47) warga Gampong Krueng Luas, Kecamatan Trumon Timur Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan hilang di kawasan perkebunan gampong setempat pada Senin (5/9/2022).
Junaidi yang berprofesi sebagai tukang potong kayu (jasa Chainsaw) ini tidak kembali ke rumah sejak ia berangkat bekerja pada Senin pagi.
Kalak BPBD Aceh Selatan, Zainal, melalui petugas Pusdalops, Okagusti Arivandi mengatakan, Junaidi sebelumnya berangkat bekerja memotong kayu di wilayah perkebunan sejak pulul 07.50 WIB. Biasanya ia kembali ke rumah pada pukul 16.00 WIB.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pengangkut BBM Subsidi di Aceh Selatan, Satu Ton Lebih Solar Disita
“Tetapi hingga malam, yang bersangkutan tidak kembali ke rumah sebagaimana waktu biasanya,” ujar Arivandi.
Pihak keluarga kemudian mencoba mencari Juanidi di tempat ia bekerja, namun yang bersangkutan tidak ditemukan.
Kelurga kemudian melaporkan perihal tersebut ke perangkat desa hingga diteruskan ke BPBD dan pihak kepolisian.
Baca Juga: Puluhan Gampong di Aceh Selatan Terendam Banjir
“Menerima laporan kita langsung berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak kepolisian sehingga dilakukan pencarian langsung malam ini,” ungkapnya.
Pencarian tersebut turut dibantu unsur TNI, Polri, Petugas Damkar-PB 09 Trumon Timur serta masyarakat setempat.
Analisaaceh.com, Suka Makmue | Gelombang penolakan tambang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Memasuki 13 Mei 2026, berdasarkan informasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH),…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh akan melaksanakan pemantauan rukyatul hilal…
Analisaaceh.com, Suka Makmue | Ratusan masyarakat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, menyuarakan penolakan…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit virus Hanta menyusul…
Komentar