Categories: NEWS

Tumpukan Sampah Menjamur di Kota Langsa, Ini Kata Kadis LHK

Analisaaceh.com, Langsa | Tumpukan sampah berapa titik di wilayah Kota Langsa mulai menggunung dan menebarkan bau busuk yang sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar, pada Minggu (29/1/2023) pagi.

Amatan Analisaaceh.com, tumpukan sampah terlihat di pinggir jalan Panglima Polem Gampong Jawa Kecamatan Langsa Kota, tepatnya di samping kantor PLN Rayon dan RSUD Langsa.

Anwar (30) salah seorang warga yang sedang melintas mengatakan, bahwa sampah yang menumpuk di samping rumah sakit itu sangat menggangu para pengguna jalan dan masyarakat sekitar karena bau busuk yang dikeluarkannya.

“Saya tidak tau ini yang salah siapa, apakah masyarakat yang membuangnya disitu atau pemerintah yang tidak bisa menangani hal tersebut, yang saya tahu sampah itu sumber penyakit, malah kita biarkan bertumpuk di samping rumah sakit, di tempat orang berobat dari sakit,” katanya.

Selain itu, gundukan sampah lainnya juga terlihat di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman sebanyak 3 titik, dimana salah satunya berada di samping SD Negeri 11 Kota Langsa.

Bahkan terlihat jelas ada beberapa masyarakat yang sedang membuang sampah di lokasi tersebut, serta juga hewan ternak yang sedang berkeliaran mencari makanan ditumpukan sampah yang sudah menggunung.

Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, saat ditanyai kenapa membuang sampah ditempat itu, dirinya menjawab karena terpaksa, sebab tidak ada disediakannya tempat sampah umum oleh pemerintah, di desa mereka masing-masing.

“Iya mau bagaimana, sekarang tong sampah umum tidak ada, sedangkan sampah inikan seperti jamur, dimana terlihat banyak sampah bertumpuk, orang lain pasti akan membuangnya disitu. Jika mau masyarakat tidak buang disitu seharusnya di setiap desa dibangun tong sampah umum,” katanya, kepada Analisaaceh.com.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kota Langsa Ridwanullah, saat dikonfirmasi tentang tumpukan sampah dibeberapa titik lokasi tersebut, mengatakan bahwa petugas belum sampai karena masih mengutip di tempat yang lainnya.

“Sampah dititik itu kami evakuasi setiap hari, mohon sabar mungkin armada masih belum sampai di rute tersebut,” katanya.

Dirinya menjelaskan, untuk keluhan pelayanan sampah serta pembangunan tempat sampah umum, bahwa saat ini sudah dibagi-bagi kewenangannya sesuai Qanun No. 03 tahun 2008.

“Masyarakat yang belum terlayani pengelolaan sampah masih dapat membuang ke TPS yang disediakan atau pun langsung ke depot sampah kota dan untuk Gampong Jawa sendiri sudah ada pelayanan sampah desa,” jelasnya.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Chairul

Komentar

Recent Posts

Polisi Tangkap Sopir Truk Tangki Pengangkut 5 Ton Bio Solar Subsidi

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nagan Raya menangkap seorang pria berinisial…

3 hari ago

Harga Gabah di Abdya Sempat Anjlok, Bulog Ingatkan Pengepul soal HPP

Analisaaceh.com, Blangpidie | Perum Bulog Kantor Cabang Blangpidie meminta petani di Aceh Barat Daya (Abdya)…

3 hari ago

Gubernur Aceh Imbau Warga Waspadai Kabut Asap, Minta Posko Karhutla Diaktifkan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap…

6 hari ago

Bawa 76 Liter Solar Subsidi dan Pompa Penyedot, Pria Nagan Raya Ditangkap

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat menetapkan seorang pria berinisial S…

6 hari ago

Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di kawasan Barueh, Kecamatan Kota Jantho,…

6 hari ago

Kabut Asap Melanda Sumatra, Penerbangan di Bandara SIM Tetap Normal

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, memastikan operasional penerbangan tetap…

6 hari ago