Warga Banda Aceh Panic Buying BBM, Antrean SPBU Mengular

antrean panjang di SPBU Banda Aceh, foto: naszadayuna/analisaaceh.com

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Banda Aceh terlihat dipadati kendaraan dalam beberapa hari terakhir. Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat, Kamis (5/3/2026).

Sejumlah warga mengaku bahwa kepanikan tersebut dipicu oleh pernyataan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang belakangan ramai dibahas di berbagai platform media sosial. Informasi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait kemungkinan terganggunya distribusi BBM di beberapa daerah.

Pantauan di beberapa SPBU di Banda Aceh menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga ke badan jalan. Banyak pengendara memilih mengisi tangki kendaraan mereka penuh sebagai langkah antisipasi jika terjadi kelangkaan BBM dalam waktu dekat.

Seorang warga Banda Aceh, Rezi (25), mengaku sengaja mengisi bahan bakar lebih awal karena khawatir stok akan menipis. Ia mengaku melihat informasi mengenai potensi keterbatasan pasokan BBM yang beredar di media sosial.

“Biasanya saya isi secukupnya saja, tapi sekarang langsung penuh. Takut nanti susah dapat BBM kalau memang stoknya terbatas,” ujarnya saat ditemui di salah satu SPBU di Banda Aceh.

Hal serupa juga disampaikan oleh pengendara lainnya, Fitri (29). Ia mengatakan antrean di SPBU terlihat lebih panjang dari biasanya. Menurutnya, banyak warga yang memilih mengisi BBM lebih banyak karena khawatir terjadi kelangkaan.

“Biasanya antreannya tidak sampai keluar SPBU seperti ini. Sekarang hampir semua orang isi penuh tangki. Mungkin karena takut nanti sulit dapat minyak,” katanya.

Situasi ini membuat aktivitas di sejumlah SPBU menjadi lebih padat dari hari biasa. Petugas SPBU juga terlihat berupaya mengatur antrean kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Namun demikian, pihak PT Pertamina (Persero) sebelumnya telah menegaskan bahwa pasokan BBM nasional masih dalam kondisi aman dan distribusi ke daerah-daerah tetap berjalan seperti biasa. Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena dapat memicu kepadatan di SPBU.

Komentar
Artikulli paraprakUIN Ar-Raniry Buka Penjaringan Calon Rektor Periode 2026–2030
Artikulli tjetërKetua DPRK Banda Aceh Dorong Swasta Serap Tenaga Kerja