NEWS Zaman Akli Serahkan Bungong Jaroe untuk Ahli Waris Teungku Peukan

Zaman Akli Serahkan Bungong Jaroe untuk Ahli Waris Teungku Peukan

Wakil Bupati Abdya Zaman Akli saat menyerahkan Bungong Jaroe dari Pemerintah Aceh kepada ahli waris pejuang kemerdekaan Teungku Peukan, yang berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Abdya, Jumat (18/9/2025). Foto:Ahlul Zikri/Analisaaceh.com

Anlisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli, menyerahkan “bungong jaroe” atau Cendera mata dalam bentuk emas dari Pemerintah Aceh kepada ahli waris pejuang kemerdekaan Teungku Peukan, di Pendopo Wakil Bupati Abdya, Jumat (18/9/2025).

Bungong Jaroe tersebut diserahkan Wabup Zaman Akli kepada ahli waris Teungku Peukan, Ismail Arifin dan Annisa Turrahmi, didampingi Kabag Kesra Setdakab Abdya, Eva Lisda.

Wabup Zaman Akli pada kesempatan itu menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian Teungku Peukan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Ia berharap pemberian bungong jaroe ini tidak dinilai dari seberapa harganya. Sebab ini adalah bentuk penghargaan dari pemerintah kepada para pahlawan bangsa.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang dilakukan oleh para pahlawan. Tentunya perjuangan mereka tidak bisa diukur dengan materi dalam bentuk apapun. Namun, ini adalah wujud nyata bahwa negara juga hadir memberi penghargaan kepada semua pahlawan bangsa,” uja Zaman Akli.

Akli berharap agar bungong jaroe yang diterima keluarga Teungku Peukan disimpan sebagai bukti bahwa pemerintah mengingat jasa dan perjuangan para pahlawan.

“Insya Allah, kedepan pemerintah akan terus memberikan perhatian untuk para keluarga pahlawan. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk kita semua,” ucap Akli.

Sementara itu, Kabag Kesra Setdakab Abdya, Eva Lisda menyampaikan bahwa tahun ini bungong jaroe dari Pemerintah Aceh diberikan kepada ahli waris Teungku Peukan.

“Untuk tahun ini kita memberikan kepada keluarga Teungku Peukan, pasa tahun lalu kita berikan kepada keluarga pahlawan Teuku Ben Mahmud,” kata Eva.

Artikulli paraprakRatusan Hektar Sawah Tamanan Padi di Abdya Terendam Banjir Luapan, Petani Minta Tanggul Diperbaiki
Artikulli tjetërKacabdisdik Abdya Dorong Bahasa Aceh Tiap Kamis di Sekolah