NEWS 71 Titik Huntap Siap Bangun, Pemda Diminta Bereskan Lahan

71 Titik Huntap Siap Bangun, Pemda Diminta Bereskan Lahan

Safrizal (kanan) didamping Safrizal, foto: ist

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah terus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Aceh. Hingga 14 April 2026, sebanyak 71 titik lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) telah dinyatakan siap dibangun.

Kepala Pos Komando Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan bahwa dari total 108 lokasi yang diusulkan pemerintah kabupaten/kota, sekitar 65 persen sudah berstatus “hijau” atau siap konstruksi.

“Dari total 108 titik lokasi, sebanyak 71 lokasi sudah siap bangun,” ujarnya.

Total usulan pembangunan mencapai 17.541 unit rumah untuk kepala keluarga terdampak, dengan luas lahan sekitar 491,06 hektare yang berasal dari berbagai sumber, mulai dari lahan pemerintah, masyarakat, hingga Hak Guna Usaha (HGU).

Sejumlah daerah tercatat telah menuntaskan kesiapan lahannya secara penuh, seperti Bener Meriah (10 titik), Aceh Timur (9 titik), dan Aceh Tengah (6 titik). Sementara itu, Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan jumlah lokasi siap bangun terbanyak, yakni 37 titik, dengan total usulan mencapai 9.965 KK.

Namun, masih terdapat sejumlah kendala di lapangan. Sebanyak 34 lokasi berstatus “kuning” atau masih dalam proses negosiasi dan pengukuran, serta 3 lokasi berstatus “merah” akibat persoalan lahan.

Safrizal menekankan pentingnya percepatan penyelesaian masalah tersebut, terutama di daerah seperti Gayo Lues yang memiliki 26 lokasi berstatus kuning, serta Subulussalam dengan 4 lokasi.

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk segera menuntaskan proses pembebasan dan negosiasi lahan agar pembangunan tidak tertunda,” tegasnya.

Artikulli paraprakDLH Abdya Susun RPPEG untuk Lindungi Ekosistem Gambut
Artikulli tjetërKolaborasi MAA–Cabdin, Mulok Budaya Aceh Kembali Diterapkan