
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin menurunkan tim survei untuk meninjau langsung Jalan Padang Manggi-Paya Lhok. Jalan yang terletak tepat di Gampong Sejahtera, Kecamatan Manggeng ini dikeluhkan warga lantaran sampai saat ini jalan tersebut belum diaspal hotmix.
Turunnya tim survei dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), setelah Bupati Safaruddin menerima aspirasi dan keluhan masyarakat melalui Media Sosial (Medsos) terkait infrastruktur jalan yang belum teraspal hotmix.
Plt Kepala Dinas PUPR Abdya, Rahwadi mengatakan bahwa turunnya tim survei ke lapangan setelah menerima instruksi Bupati sebagai upaya respon cepat atas keluhan masyarakat.
Lebih lanjut, sebut Rahwadi, respons cepat ini merupakan komitmen piminan yang meminta agar setiap keluhan masyarakat mengenai fasilitas publik, khususnya akses transportasi, segera diverifikasi dan dicarikan solusi konkretnya di lapangan.
“Benar, setelah menerima instruksi dari piminan tim kita sudah turun ke lapangan guna melakukan survei perencanaan teknis. Langkah krusial ini agar penanganan penataan infrastruktur jalan dapat berjalan akurat dan terukur,” ujar Rahwadi, Kamis (2/7/2026).
Rahwadi menerangkan, dari hasil survei lapangan merupakan dasar kuat bagi pemerintah daerah untuk menyusun penganggaran infrastruktur. Ia juga berkomitmen akan mengawal aspirasi ini agar bisa terealisasi dalam waktu dekat melalui mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK).
“Berdasarkan hasil dari verifikasi kondisi di lapangan, kita akan segera mengusulkan program peningkatan jalan ini agar dapat ditampung dalam APBK murni tahun anggaran 2027 mendatang,” ucapnya.
Kemudian, kata Rahwadi, berdasarkan data teknis dokumentasi lapangan yang menjadi titik lokasi fokus penanganan terletak di gampong Seujahtera, Kecamatan Manggeng, kabupaten setempat, tepatnya pada titik koordinat geografis 3.60555 N, 96.91797 E.
“Ruas jalan Padang Manggi-Paya Lhok selama ini memang membutuhkan perhatian guna mendukung mobilitas dan perekonomian warga setempat yang mayoritas mengandalkan sektor pertanian dan perkebunan,” sebutnya.
Rahwadi menyebutkan, proyeksi penanganan teknis yang disiapkan mencakup rencana pengerjaan pengaspalan jalan sepanjang 829 meter dengan menggunakan spesifikasi jenis Aspal Hotmix.
Menurutnya, penerapan aspal hotmix dipilih guna menjamin kualitas jalan yang kokoh, berdaya tahan tinggi, dan mampu menahan beban kendaraan angkutan produksi masyarakat secara optimal.
“Perhitungan perencanaan teknis awal, pengerjaan infrastruktur jalan sepanjang hampir satu kilometer ini diperkirakan menelan biaya sebesar Rp4 miliar,” ujarnya.
Ia menambahkan, estimasi anggaran ini disusun secara cermat demi memastikan seluruh tahapan teknis pengerjaan, mulai dari pengerasan fondasi hingga pelapisan hotmix, berjalan dengan tingkat akurasi tinggi.
“Kita menargetkan pembangunan jalan aspal hotmix ini nantinya mampu bertahan dalam jangka waktu panjang demi menghadirkan akses jalan yang mantap, aman, dan nyaman bagi seluruh mobilitas masyarakat Manggeng ke depan,” ungkap Rahwadi.



